Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
Showing posts with label Agenda Kegiatan KIM. Show all posts
Showing posts with label Agenda Kegiatan KIM. Show all posts

Sunday, September 1, 2019

Persatuan dalam Keberagaman

Surabaya, KIM Gundih

    Gundih merupakan salah satu kelurahan dari 54 Kelurahan di kota Surabaya dan berada di wilayah Surabaya Pusat dengan jumlah penduduk terpadat yang terbagi 10 Rukun Warga (RW) dan 84 Rukun Tetangga (RT). Hal ini dapat terlihat dari padatnya pemukiman dan jumlah warganya, dari warga tetap maupun musiman yang menghuni di wilayah Gundih. Hal ini secara langsung berdampak pada semakin beragamnya warga kelurahan Gundih, berbagai suku dan agama memenuhi di setiap sudutnya. Keberagaman merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam setiap kegiatan di wilayah Gundih. Tanpa memandang perbedaan tersebut warga bersama-sama saling menjaga toleransi untuk membangun wilayah masing-masing.

Nobar dengan 3 Pilar

            Toleransi dalam kehidupan bermasyarakat selalu ditanamkan sejak dini di kalangan anak-anak warga Gundih. Agustusan merupakan momen utama untuk selalu mempererat kebersamaan dan persaudaraan warga. Berbagai kegiatan untuk mengisi Kemerdekaan selalu melibatkan semua pihak dari berbagai elemen masyarakat agar tercipta suasana yang meriah dan menyenangkan untuk semua warga.

    Warga dari berbagai latar belakang yang berbeda saling memberikan kontribusinya dan keahliannya masing-masing dalam menghias kampung dengan berbagai hiasan bertemakan perjuangan dan kemerdekaan. Karnaval berkeliling kampung menjadi salah satu cara warga untuk menyebarkan nilai-nilai toleransi. Anak-anak dan pemuda sebagai generasi yang diharapkan bisa memberikan kedamaian dan kebahagiaan di hati masyarakat, selalu menjadi yang terdepan di setiap kegiatan. Bahkan bisa dikatakan bahwa mereka adalah salah satu bagian dari para tokoh pemersatu di dalam keberagaman masyarakat di wilayah Gundih - Kota Surabaya khususnya dan Negara Kesatuan Republik  Indonesia pada umumnya.


    Pemuda-pemudi Gundih sebagai salah satu garda terdepan harapan bangsa selalu berperan aktif membangun budaya bangsa dan memelihara kearifan lokal dalam setiap kegiatannya. Kirab Ramadhan dan grebek sahur merupakan salah satu tradisi yang tanpa dukungan dan tanpa adanya toleransi dari pemeluk agama lain maka hal itu tidak akan bisa terlaksana dengan baik.

    Sorak gembira dalam setiap hari libur keagamaan dari agama manapun dan saling bersilahturahmi, menjadi salah satu cara warga untuk menunjukkan toleransinya kepada sesama. Bahkan disetiap kegiatan kerja bakti yang diadakan pun semua warga tanpa membedakan suku, budaya, agama dan etnis saling bergotong royong untuk menjadikan wilayahnya bersih, indah dan penuh dengan inovasi untuk lingkungan. Berbagai program yang digalakkan pemerintah pun selalu diupayakan warga untuk selalu dilakukan secara bersama-sama. Warga saling berbagi satu sama lain untuk penanaman toga, dan penghijauan. Program Bank Sampah pun tak lepas dari campur tangan semua warga. Tanpa partisipasi semua orang Bank Sampah tidak akan bisa dijalankan dengan baik.

Beragam Juara telah didapat Warga Gundih
    Beragam penghargaan telah sering di dapatkan oleh warga. Semua itu tidak lain adalah karena semangat kebersamaan warga dalam memajukan lingkungan tempat tinggal mereka. Tanpa ada rasa saling memiliki dan kebersamaan dalam perbedaan di antara warga maka semua penghargaan itu tidak akan pernah bisa diraih. Bersatu dalam perbedaan itulah yang selalu dilakukan warga di kelurahan Gundih dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Karena lingkungan adalah milik kita bersama, tidak perduli siapapun kita, darimanapun kita berasal, tua, muda, laki-laki ataupun perempuan.

    Akhir kata, seperti yang peribahasa katakan dimana bumi dipijak maka disitu langit dijunjung, maka warga Gundih berusaha unutk tetap bersatu dan bersama dalam keberagaman masyarakat untuk hidup yang lebih baik (unity in diversity).
Untuk Gundih yang lebih baik,

KIM Gundih Sejahtera.
(Supriyadi/fan/kim)

#keberagamanmasyarakat

Crew KIM Gundih
Print Friendly and PDF

KEBERAGAMAN DALAM BINGKAI PERSATUAN

       
            Manusia pada hakikatnya diciptakan memang sebagai makhluk sosial, makluk yang tidak dapat terlepas dari manusia lain. Keduanya saling membutuhkan dan saling melengkapi dalam kekurangannya masing-masing. Belakangan ini kita seringkali dibenturkan dengan berita-berita yang belum tentu kebenarannya mengenai perselisihan-perselisihan antar etnis, antar agama bahkan dalam satu agama seringkali sengaja dibenturkan untuk menciptakan kegaduhan dan perpecahan bangsa.


           Dalam karya relief yang terdapat di salah satu kampung di wilayah Gundih ini, tersirat berbagai makna tentang indahnya kerukunan antar umat beragama di dalam kesatuan dan di dalam bingkai yang kita sebut-sebut sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ini merupakan prasasti sekaligus pengingat bagi kita semua tentang hidup berkerukunan antar umat beragama.
           Setidaknya terdapat 3 agama yang hidup berdampingan di wilayah Gundih ini, warga minoritas mendapatkan hak dan kewajibannya yang sama ketika berada dalam wilayah perkampungan. Tidak ada diskriminasi yang mengatas namakan Agama, Suku dan Ras karena warga melihat dan menilai seseorang berdasarkan kesosialan mereka dan kesosialan tidak terkait dengan agama dan suku manapun, tinggal bagaimana kita bisa menempatkan diri dalam bergaul dan berinteraksi dengan warga sekitar.
           Suatu ketika ada salah satu warga di kampung ini mengelar acara kirim doa bagi saudara mereka yang telah meninggal, tradisi ini dilakukan biasanya selama 7 hari ketika ada kerabat atau saudara yang meninggal dunia. Mungkin bagi sesama muslim, ini hal yang wajib yang akan kita lakukan. Namun ada yang berbeda disini, Pak Tukiman (atau yang kerap mereka sapa dengan panggilan pak Tuk) pria dengan usia sekitar 65 tahun yang merupakan pemeluk agama Kristen juga turut hadir dalam acara tersebut.

           Hal ini bukan soal keyakinan beragama, ini soal bagaimana kita saling menghormati antar umat beragama. Apakah cara berdoa mereka mengikuti cara berdoa yang seagama ?.. Tentunya dengan menggunakan cara dan keyakinan mereka tanpa mengganggu keyakinan orang lain. Ini lebih kepada bagaimana kita bisa saling mendoakan antar sesama manusia tanpa menghilangkan keyakinan kita.’’Saya datang kesini mendoakan tetangga saya yang selama hidupnya berinteraksi dengan saya, ya dengan cara dan dengan apa yang saya yakini’’ tutur beliau.
            Ini menjadikan gambaran bagi kita semua, bahwa sesungguhnya di tingkat masyarakat terbawah tidak pernah ada yang namanya perpecahan yang mengatasnamakan Agama, yang terjadi saat ini di Negeri yang kita cintai adalah perpecahan dan perkelahian dengan kepentingan-kepentingan tertentu yang kebetulan menggunakan Agama sebagai sarananya. Anak-anak kita perlu kita bentengi dengan pemahaman-pemahaman agama dan dengan idiologi Pancasila karena merekalah generasi yang paling rentan dibenturkan atas kepentingan- kepentingan tertentu.


          Dengan menumbuhkan sikap Pancasila sebagai dasar negara dan bernegara seharusnya generasi muda kita tidak mudah terbawa kepada arus globalisasi dan teknologi. Dimana di era ini interaksi antar anak semakin dibatasi dengan kemunculan smartphone. Ditambah lagi dengan semakin terbatasnya ruang untuk mereka bermain sehingga yang terjadi mereka lebih asyik dengan perangkat smartphone mereka.

            Mereka sudah terbawa kedalam dunia maya bukan dunia nyata dengan permainan-permainan yang membutuhkan interaksi antar sesama. Maka jangan heran kalau 5 sampai 10 tahun kedepan kita akan kesulitan mencari pengganti pengurus RT/RW di wilayah perkampungan. Dimana pengurus RT/RW bisa dikatakan sebagai Orang dengan rasa kesosialan yang tinggi untuk membenahi wilayah. Karena saat ini anak-anak kita tidak mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan yang lain, sehingga di perlukan adanya tempat bermain anak  sebagai sarana anak dalam bersosialisasi dan berkreasi di setiap wilayah. 

            Sekarang ini, begitu mudahnya  berita-berita HOAX tentang pertengkaran atas nama Agama di kembangkan dan disebarluaskan melalui media-media sosial, dimana informasi tersebut dapat dengan mudah di akses dan dibaca oleh generasi muda kita. 
Sehingga dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif serta pembentengan diri diharapkan generasi muda kita senantiasa dapat memahami bahwa di Indonesia  Negeri tercinta ini kita hidup dengan berdampingan antar satu agama dengan agama yang lain. Semoga masih ada kata ‘‘Bersatu dalam Perbedaan’’ yang terus akan kita junjung tinggi.

(Edwin Murdani)

#keberagamanmasyarakat

Print Friendly and PDF

Saturday, August 31, 2019

Pelatihan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) Diskominfo bersama KIM se-Surabaya


Surabaya, KIM Gundih

     Taman Flora menjadi rujukan rekan-rekan dari Diskominfo kota Surabaya untuk memberikan edukasi dan pelatihan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) kepada rekan-rekan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se-Surabaya, Sabtu (31/8) pagi.


    Bertempat di gazebo dalam Taman Flora, Diskominfo menghadirkan Cak Oyot Kuwiakar bersama timnya untuk memberikan pelatihan dan pengarahan bagi rekan-rekan KIM se-Surabaya agar bisa membuat Iklan Layanan Masyarakat yang baik dan menarik.


    Hadir di antara rekan-rekan KIM se-Surabaya, Ibu Puri Surjandari, M.Si mewakili Diskominfo kota Surabaya. Beliau menyampaikan betapa pentingnya pelatihan bagi rekan-rekan KIM untuk meningkatkan keahlian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, dan diharapkan dengan iklan layanan masyarakat lebih mengena kepada seluruh lapisan karena disampaikan  melalui media video dengan pesan yang ringan, komplek tapi tidak mengurangi maksud dan tujuan yang terkandung.


    Kegiatan pelatihan ini dikemas secara menarik dengan penjelasan yang sangat mudah dipahami oleh rekan-rekan KIM se-Surabaya. Dalam pemberian materi, Cak Oyot bersama tim menjelaskan berbagai unsur-unsur penting dalam pembuatan Iklan Layanan Masyarakat, mulai dari pemahaman akting dan karakter hingga bagaimana setting terbaik setiap peralatan yang digunakan dalam melakukan penggambilan gambar maupun video untuk Iklan Layanan Masyarakat.


     Usai pemberian materi, Cak Oyot bersama tim mengajak para peserta pelatihan untuk mempraktekkan secara langsung ilmu yang telah disampaikan, Peserta dibagi kedalam beberapa kelompok yang kemudian masing-masing kelompok membuat video Iklan Layanan Masyarakat sesuai dengan tema yang dipilih. Pelatihan pun ditutup dengan presentasi hasil pembuatan video Iklan Layanan Masyarakat dari masing-masing kelompok. (fan/kim)
Print Friendly and PDF

Sunday, June 2, 2019

Ramadhan berbagi parsel lebaran KIM gundih


 
 Semenjak awal Bulan Suci Ramadhan, KIM Gundih Sejahtera telah menyiapkan program berbagi untuk sesama. Program berbagi ini terbagi dalam dua sesi, sesi pertama adalah berbagi takjil yang telah dengan sukses dilakukan pada minggu (12/5), dan sesi kedua adalah Berbagi Parcel Ramadhan
.
 Program sesi kedua tersebut disiapkan untuk para donatur yang ingin berbagi kebaikan dengan sesama melalui bingkisan parcel lebaran.
Menurut bapak Hengky anggota KIM Gundih Sejahtera sekaligus Ketua Panitia Program Ramadhan 1440 H, Ramadhan kali ini KIM Gundih Sejahtera telah mendistribusikan parcel ke beberapa tempat di wilayah Kelurahan Gundih dan langsung tersampaikan ke tangan para penerima manfaat.
 "Tujuan dari program Ramadhan 1440 H ini adalah untuk menumbuhkan kebahagiaan bagi para Mustahik dan Dhuafa di Hari Raya Idul Fitri, sekaligus sebagai apresiasi kepada mereka yang memiliki profesi yang tidak banyak diminati kebanyakan orang pada umumnya, di antaranya seperti tukang sampah, marbot, penjaga perlintasan kereta api dan pemulung.

 Saat bingkisan lebaran itu dibagikan ke penerima manfaat, para penerima manfaat terlihat terharu dan senang sekali atas bingkisan yang rekan-rekan KIM bagikan. Dengan adanya parcel lebaran yang dibagikan sangat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan khususnya saat Hari Raya Idul Fitri 1440 H di tahun 2019.
Senang dan bahagia sekali dapat bingkisan ini, terima kasih buat KIM yang sudah peduli sama kami, terima kasih atas perhatiannya, semoga KIM lebih peduli dengan warga yang seperti kami dan semakin membawa keberkahan buat kami. "Ungkap bapak Parman" salah satu penerima manfaat yang tinggal di perkampungan jalan Lamongan.





    Adapun seluruh dana yang dirupakan dalam bentuk parcel ini didapat dari para donatur di seputaran wilayah Gundih dan juga dari hasil patungan anggota KIM Kelurahan Gundih. (Fan/KIM)
Print Friendly and PDF

Friday, May 24, 2019

ROAD SHOW PAHLAWAN EKONOMI 2019


Surabaya, KIM Gundih Sejahtera
Bertempat di Jalan Dupak Baru, Kelurahan Jepara, Kec. Bubutan - Kota Surabaya melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama dengan DP5A mengadakan Road Show Pahlawan Ekonomi/Pejuang Muda dan Bazar Ramadhan 2019, sabtu (25/5) siang.
Road show ini merupakan salah satu program pemerintah dalam mengelola potensi ekonomi masyarakat untuk memperkenalkan dan meningkatkan daya saing UKM-UKM di kota Surabaya Acara ini menampilkan beragam produk UKM di kecamatan Bubutan kota Surabaya dengan dimeriahkan oleh perwakilan dari Transmart dan Viva Kosmetik serta Kelompok Tani Binaan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Acara berlangsung cukup meriah dengan konsep yang menghibur, diiringi oleh kelompok yel-yel dari perwakilan masing-masing kelurahan di kecamatan Bubutan.
Hadir dalam acara ini Bapak Eko Kurniawan selaku Camat Bubutan terlihat sangat tertarik dengan beragam produk yang dimiliki UKM di wilayah administrasinya tersebut. Ada kurang lebih sekitar 40 UKM di Kecamatan Bubutan yang ikut berpartisipasi dalam acara ini. Beliau sempat berkeliling untuk melihat kesiapan masing-masing UKM dalam mendisplay produk-produk unggulan mereka. Banyak warga yang terlihat antusias dengan acara ini, hal ini terlihat dari banyaknya warga yang berkunjung dan membeli produk-produk unggulan masing-masing UKM.
Turut hadir pula dalam acara ini Ibu Chandra Ratna Maria kepala DP5A kota Surabaya yang mana dalam sambutannya beliau mengajak kepada seluruh warga untuk bisa menjadi pahlawan ekonomi dan pejuang muda Kota Surabaya.
Beliau juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Surabaya akan selalu mendukung masyarakat untuk bisa terus maju dan berkembang dengan mengadakan pelatihan-pelatihan gratis yg ditempatkan di Kassa tetutama untuk pejuang muda dapat fasilitas lebih dari Pemerintah Kota, tidak itu juga untuk perijinan ajan mefasilitasi pengurusannya secara gratis.
Ibu Chandra pun menyempatkan diri untuk melihat produk-produk unggulan UKM yang membuat beliau pun tertarik untuk membeli beberapa produk tersebut. Acara pun dilanjutkan dengan sesi hiburan melalui penampilan tari dan nyanyian dari warga sekitar serta tamu undangan, hingga pada akhirnya acara pun di akhiri saat menjelang waktu berbuka dengan pembagian hadiah.

Kim Gundih Melaporkan
Print Friendly and PDF

Wednesday, May 15, 2019

Kec. Bubutan, Lomba Sinergitas Kinerja Kota SurabayaTahun 2019

Menjadikan Kecamatan  sebagai yang terbaik dalam lomba Sinergitas kinerja Kecamatan Kota Surabaya di tahun 2019.

Kamis (16/5/2019) bertempat di Kecamatan Bubutan yang masih menempati Kantor PMK Pasar Turi dimana kantor Kecamatan di Koblen Tengah masih dalam tahap pembangunan, Camat Bubutan Eko Kurniawan Purnomo, S.STP,M.Si menyampaikan paparan tentang keunggulan Kecamatan Bubutan dihadapan para juri, dari Kinerja, prestasi sampai inovasi-inovasi yang ada di Kecamatan Bubutan yang dilakukan mengenai pelayanan, Keamanan wilayah, Karang Taruna dengan Bubutan haritagenya, penataan lingkungan yang nantinya berpotensi wisata, Kesehatan,  kehidupan sosial warga serta kekompakan elemen masyarakat.

Dengan bersenergi, LPMK, PKK, Para kader, Karang Taruna, LSM serta masyarakat untuk mewujudkan Kecamatan Bubutan yang lebih baik sesuai motto “Always Listening and Alawys Understanding” artinya selalu mendengar keluhan masyarakat, kami pahami, kami lanjutkan dan kami selesaikan.
Paparan yang disampaikan selama 20 menit dihadapan juri dari Dinas Pendidikan, Badan Penanggulangan Bencana dan Linmas, Ketua tim Penggerak PKK Kota Surabaya, Dinas Pengendalian Penduduk pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas koperasi dan Mikro, BPD Linmas, Polrestabes, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial
Setelah paparan dilakukan tanya jawab  secara bergantian oleh juri.
Tidak hanya paparan yang disampaikan,  tetapi memberikan klarifikasi terhadap juri di lapangan  untuk melihat kampung Sehati di Kelurahan Tembok Dukuh dan Kampung Lawas di Kelurahan Bubutan.
Penjurian berakhir, seiring waktu berbuka puasa di Kampung Lawas.

Adapun inti dari lomba ini adalah sebagaimana seorang Camat mampu mensinergikan elemen-elemen yang ada di Kecamatan Bubutan, mulai dari Polsek, Koramil hingga elemen masyarakat dan nantinya masyarakat merasakan manfaatnya.
Lomba ini dulunya namanya lomba Camat teladan dan Kecamatan yang menang nantinya mewakili Kota Surabaya di tinggkat Provinsi.

KIM Gundih Sejahtera mengabarkan
Print Friendly and PDF

Saturday, April 6, 2019

Workshop KIM bersama BAPPEKO dan BPB LINMAS

Menuju Surabaya lebih baik, inilah yang mendasari pegiat KIM Kota Surabaya berkumpul pada hari ini Sabtu, 6 April 2019. Setelah beberapa waktu yang lalu di WA grup KIM cukup ramai dengan perbincangan mengenai keluhanan masyarakat mengenai sulitnya menghubungi Coment Center 112.




Suasana pertemuan

    Setidaknya ada 2 kali kejadian yang langsung dirasakan oleh pegiat KIM Surabaya tentang kesulitan ini, sampai ada salah satu kejadian yang harus memakan korban jiwa karena akses CC 112 yang sulit dihubungi.Ada beberapa usulan yang disampaikan Oleh KIM Gundih diantaranya penambahan Panik Button di tiap - tiap kelurahan.Serta adanya akses khusus bagi rekan KIM di tiap Kelurahan.

   Dalam penjelasannya tadi pagi Pak Yusuf dari BPB Linmas Kota Surabaya menjelaskan bahwasanya di CC room ada beberapa jalur masuk aduan baik itu degan menghubungi langsung di no 112 ataupun dengan memanfaatkan HT Linmas di tiap kelurahan serta memanfaatkan media sosial instagram,Facebook,serta twiter dengan alamat @112 yang terpantau terus di Ruang Coment Centre 112 yang dimiliki Kota Surabaya ini.
   




Sesi tanya jawab

     Selain menghadirkan Bapak Yusuf dari BPD Linmas, dalam pertemuan yang digelar di ruang sawunggaling gedung pemkot Surabaya tadi pagi juga menghadirkan Bapak Adi selaku perwakilan dari Bapeko.Dalam paparanya Bapak Adi menjelaskan tentang progres pembangunan yang akan dilakukan oleh pemkot Surabaya.Diantaranya pembangunan alun -alun kota Surabaya di jalan Pemuda, pembangunan underpass di mayjensungkon, rehabilitasi terminal Joyoboyo serta pengembangan daerah pesisir kota Surabaya. Tadi pagi beliau juga menyampaikan kesediaannya untuk mengakomodir keluhan serta usulan dari para penggiat KIM kota Surabaya di wilayahnya masing - masing.
     



Team KIM Kelurahan GUNDIH

     Semoga dengan pertemuan pagi ini rekan - rekan KIM se Kota Surabaya lebih memiliki akses ke pemangku kepentingan terkait usulan serta permasalahan yang timbul diwilayahnya masing - masing, sehingga Kinerja dari para pegiat KIM bisa semakin dipermuda.KIM untuk Surabaya Lebih Baik.


KIM Gundih mengabarkan
Print Friendly and PDF

Tuesday, February 26, 2019

Sosialisasi KIM Kota Surabaya


Dinas Komunikasi dan Informasi Kota surabaya Bekerjasama Kelompok Informasi Masyarakat Mengelar Sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Jl.Jimerto Surabaya,(26/2).Pagi

Cak Boni ketua forum Kelompok Informasi Masyarakat menyatakan KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM) merupakan program dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang di implementasikan oleh seluruh instansi pemerintahan yang ada di surabaya.


"KIM dijalankan dengan maksud mewujudkan masyarakat yang aktif dan peka akan informasi, serta menciptakan jaringan informasi media komunikasi dua arah dengan menghubungkan satu kelompok masyarakat dengan kelompok lainnya agar bisa saling memberdayakan, salah satunya dalam mengumpulkan, mengelola dan menyebarkan informasi.


Melalui KIM, masyarakat diberdayakan guna mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk kepentingannya sendiri dan untuk kepentingan kebijakan pemerintah dalam melanjutkan informasi pembangunan agar tidak terjadi kesenjangan informasi.


Boni ketua forum mengatakan dalam meningkatkan kualitas anggota terkait menyampaikan diseminasi sikap masyarakat dari pemerintah maupun sebaliknya menjadi agen informasi dari masyarakat penyerapan informasi ke masyarakat untuk pemerintah kota.

Kita diminta untuk menjadi partner pemerintah kota dalam hal ini dinas kominfo dalam mendesain nasikan informasi ke seluruh masyarakat semoga Harapan itu bisa tercapai untuk Pembangunan Surabaya.ucapnya.

Hadir juga KIM Gundih,KIM Airlangga,KIM Jambangan,KIM Mojo,KIM Kota Surabaya,KIM Kelurahan Keputran,KIM Tegalsari,KIM Tembok Dukuh,Banyu urip,Lucky budiastuti MS akademik di Akademi gizi Surabaya.(TH)

Para Peserta Sosialisasi KIM Kota Surabaya



Print Friendly and PDF

Sunday, August 26, 2018

Kelurahan Gundih Gelar Jalan Sehat dan Karnaval Dalam Rangka Peringatan HUT RI ke 73


Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 73 tahun 2018, KIM Gundih dan Karang Taruna Gundih menggelar acara Jalan Sehat dan karnaval di Ruko Dupak Mutiara Surabaya, Minggu (26/8/2018) pagi.

Ratusan warga Gundih, mulai dari RW 01 sampai RW 10 turut serta dalam menyemarakkan kegiatan tersebut. Meriahnya kegiatan itu didasari oleh antusiasnya seluruh warga Gundih mengikuti senam pagi dan senam Lansia, yang dilaksanakan bersama-sama di Ruko Dupak Mutiara, dilanjutkan dengan Jalan Sehat mengelilingi wilayah Gundih.

Bapak Camat Bubutan yang sejak pagi hadir di tengah-tengah masyarakat menambah semangat tersendiri pada masyarakat

Tampak sosok-sosok pemimpin yang ada di wilayah Bubutan, betul – betul terlihat sangat bersahabat dengan masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan turut sertanya hadir gebyar jalan sehat.

Acara pemberangkatan  Jalan Sehat dibuka ibu lurah Gundih didampingi bapak camat dengan mengucapkan "Bissmillahirrohman nirrohim", ibu lurah memotong pita start yang menandakan peserta jalan sehat mulai berangkat.

Bapak camat bubutan pada kesempatan tersebut memberikan sambutan, Mudah – mudahan kegiatan ini menjadi kegiatan yang bermanfaat dan barokah sekaligus pak camat bubutan juga berpesan agar KARANG TARUNA yang masih muda-muda jangan mau kalah semangat nya dengan KARANG WERDA yang Usia nya sudah tua.









Kemeriahan acara tersebut dapat terselenggara atas kekompakan dari KIM Gundih , Karang Taruna Gundih dan partisipasi warga, serta  adanya Donatur berbagai pihak.

Diantaranya RSI IBI,Tokoh Terpal, Yayasan Adi Jasa,Best Land ,PT Pertamina, Dupak Grosir, PT Sarana Surya Sakti, CV Moeng, SIP,Ketua Karang Taruna Kecamatan dan lainnnya.(TH)
Print Friendly and PDF

Tuesday, February 19, 2013

Agenda Kegiatan KIM



Profil dan Agenda Kegiatan KIM Sejahtera Gundih :

Luas wilayah Kelurahan Gundih adalah 80 Ha.

Batas wilayah :
Sebelah Utara     = berbatasan dengan kelurahan Jepara
Sebelah Timur     = berbatasan dengan kelurahan Bubutan
Sebelah Selatan = berbatasan dengan kelurahan Tembok Dukuh
Sebelah Barat     = berbatasan dengan kelurahan Tembok Dukuh

Terdiri dari 10 RW, 83 RT
Dengan rincian  RW I   = 10 RT           RW VI   = 12 RT
                RW II  =  7 RT           RW VII  =  8 RT
                RW III =  6 RT           RW VIII =  6 RT
                RW IV  =  7 RT           RW IX   =  6 RT
                RW V   = 14 RT           RW X    =  7 RT

Dengan Jumlah penduduk sebanyak 32.010 jiwa yang terbagi dalam + 7.231 KK, dengan komposisi :
Penduduk Laki-laki                  : 16.238 jiwa
Penduduk Perempuan            : 15.772 jiwa

A. Bidang Pendidikan
Di Kelurahan Gundih ada sarana pendidikan, yaitu :
- TK = 7 buah
- SDN = 1 buah di Jalan Dupak
- SD Swasta = ada 3 buah
- Kejar Paket B dan C = 1 buah

Dari 10 RW sudah berdiri 9 (sembilan) Pos PAUD terpadu,
KIM Sejahtera Gundih berusaha mendorong agar di waktu mendatang bisa berdiri 1 (satu) Pos PAUD terpadu lagi.
- Jumlah Murid PAUD : 102 laki-laki + 258 perempuan
- Jumlah Murid SD   : 983 laki-laki + 976 perempuan
- Jumlah Murid SMP  : 893 laki-laki + 852 perempuan
- Jumlah Murid SMA-SMK-MA : 714 laki-laki + 702 perempuan

Ke depan KIM Sejahtera Gundih berusaha memberi pemahaman kepada para orang tua agar jangan sampai ada anak yang putus sekolah

B. Bidang Kesehatan
- Di Kelurahan Gundih ada 1 (satu) Puskesmas dan 4 (empat) PosKesKel
- Kegiatan Posyandu balita ada di 39 tempat dari 10 RW, diadakan setiap bulan 1 (satu) kali di beberapa kelompok Dasa wisma, sehingga setiap kegiatan Posyandu balita bisa diketahui mana Balita yang kurang gizi ataupun gizi buruk, maka petugas bisa dengan cepat unutk memberikan makanan tambahan yang bergizi serta vitamin yang diperlukan.
- Posyandu Lansia diadakan setiap bulan 1 (satu) kali di masing-masing kelompok Lansia RW
- Olahraga lansia diadakan setiap minggu pagi
- Pencegahan DB dilakukan oleh PKK yang bertugas menjadi BUMANTIK (Ibu Pemantau Jentik) setiap 2 (dua) minggu sekali
- Kegiatan Fogging (pengasapan) dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan
- Sosialisasi tentang 3M sebagai salah satu upaya pencegahan DB
- Untuk Jamkesmas semua warga miskin yang berhak sudah mendapatkan kartunya

KIM Sejahtera Gundih senantiasa memberikan pemahaman betapa pentingnya
menjaga kesehatan dan berolahraga
C. Bidang SDM dan Perluasan Tenaga Kerja 

KIM sejahtera Gundih bersinergi dengan BKM – PNPM Mandiri Perkotaan untuk memfasilitasi KSM-KSM hasil pelatihan dari Bapemas – KB Kota Surabaya. Sampai saat ini sudah ada 13 KSM dari macam-macam kegiatan dan ketrampilan


D. Bidang Pengentasan Kemiskinan
- Tidak lepas dari peran serta PNPM Mandiri Perkotaan, melalui kegiatan KSM-KSM hasil pelatihan BAPEMAS – KB, di tahun 2012, 
- KK Miskin penerima Raskin sebelumnya sebanyak 786 KK dan di tahun 2013 jumlahnya menjadi 658 KK, itu berarti ada penurunan, maka dari itu KIM Sejahtera Gundih terus memantau dan memberikan arahan KSM-KSM binaan tersebut supaya lebih meningkatkan kegiatan usahanya.

E. Bidang Lingkungan Hidup
- Untuk penghijauan baik tanaman produktif maupun tanaman dalam pot, wilayah Kelurahan Gundih sudah hampir seluruhnya hijau
- Untuk menjaga kelestarian dan pencegahan bencana alam di Kelurahan Gundih sudah banyak dipasang Komposter Biopori untuk resapan sehingga dapat menjaga kandungan air bawah tanah
- Pemanfaatan Komposter Aerob untuk membuat pupuk organik sampai saat ini sudah ada 286 buah terpasang di 83 RT
- Melakukan Pemilahan Sampah :
   Sampah Basah dirajang dimasukkan Komposter Aerob
   Sampah Kering disetorkan ke Bank Sampah
   Sampah lainnya yang dibuang ke TPS dan TPA
-   Membuat Alat Pengolah Air Limbah (APAL) yang sampai saat ini sudah terpasang 16 (enam belas) unit di 15 RT (Kampung) + 1200 kavling / rumah.

Adapun Manfaat APAL tersebut adalah :
- Mengurangi penggunaan air PDAM untuk siram-siram tanaman dan pembasahan lingkungan terutama di musim kemarau. 
Kalau 1 bulan 1 kavling / rumah menghabskan 3M3 berarti 3M3 x 1.200 = 3.600M3 sehingga dapat membantu menambah cadangan air PDAM Kota Surabaya dan PDAM bisa menambah saluran distribusi ke temapt lain yang belum teraliri air PDAM.
- Membantu Program pemerintah tentang PROKASIH (Program Kali Bersih) karena sampah plastik kecil-kecil yang ada di saluran sudah terhenti di penyaringan bak pertama
- Bisa mengurangi pengeluaran ibu-ibu rumah tangga + sebesar Rp. 10.000,- per kavling / rumah
- Lingkungan menjadi hijau

Prestasi yang pernah dicapai oleh Kelurahan Gundih dalam masalah Lingkungan :
> Tahun 2005, Juara I Lomba Green and Clean tingkat Kota Surabaya
> Tahun 2007, Juara I Lomba Merdeka Dari Sampah (MDS)
> Tahun 2009, Juara I Lomba Green and Clean Tingkat Kota Surabaya
> Tahun 2010, Juara I Lomba Green and Clean Surabaya Berbunga dan menjadi Juara I Lomba Hemat Air
> Tahun 2011, Juara I Lomba Ciptakan Kampung Aman

F. Bidang Pelayanan Publik 
- KIM Sejahtera Gundih senantiasa memberikan penyuluhan dalam rapat-rapat di Kelurahan dengan LKMK dan RW untuk menyampaikan kepada pengurus koperasi dan UMKM dalam mengurus perijinan atau SIUP yaitu ke DISPERDAGIN (Dinas Perdagangan dan Industri) Kota Surabaya
- Ikut menyebarluaskan PERATURAN DAERAH no. 5 Tahun 2011 yang berlaku mulai tanggal 1 Januari 2013 tentang sanksi denda keterlambatan pengurusan masalah administrasi kependudukan.

G. Pemberdayaan Koperasi dan UMKM 
- Di Kelurahan Gundih sudah ada KSU (Koperasi Serba Usaha) dan Koperasi Wanita yang dikelola oleh ibu-ibu PKK. Seklain itu, ada dana ekonomi bergulir melalui Unit Pengelola Keuangan (UPK) BKM-PNPM Mandiri perkotaan.
- KIM Sejahtera Gundih berusaha terus menerus untuk menyampaikan Informasi dan meningkatkan komunikasi kepada seluruh elemen masyarakat di Kelurahan Gundih khususnya dan Kecamatan Bubutan pada umumnya.

Demikian sedikit agenda kegiatan ini disampaikan untuk menjadi periksa adanya.

Surabaya, 19 Februari 2013

KIM Sejahtera Gundih

Ketua


A N W A R
Print Friendly and PDF