Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
Showing posts with label Lingkungan Hidup. Show all posts
Showing posts with label Lingkungan Hidup. Show all posts

Saturday, July 27, 2019

Rotary Club Surabaya Gelar Penanaman 2.000 Bibit Pohon Di Magrove Gunung Anyar Surabaya



      Surabaya - Data The World Atlas of  Mangroves tahun 2010 menyebutkan Indonesia memiliki kawasan hutan mangrove seluas 3 juta hektar atau 20% dari total luas kawasan hutan mangrove dunia yang mencapai sekitar 15 juta hektar.

     Hutan mangrove  Indonesia yang mencapai 40% sampai 50% tinggal di daerah dekat pantai, yakni mencegah abrasi dan tsunami, serta peresapan air laut ke daratan. Oleh karena itu, upaya-upaya pelestarian hutan mangrove perlu terus digalakkan karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak pantai.


      Rehabilitasi dengan penanaman pohon mangrove menjadi bagian dari program Newtrees yang dicanangkan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia.

      Program ini berorientasi pada perbaikan fungsi ekosistem prioritas, dan juga sejalan dengan upaya yang sedang dilakukan oleh pemerintah dalam mengintegrasikan pembangunan sektoral dengan daya dukung lingkungan di tingkat magrove gunung anyar surabaya.

      Mengingat manfaatnya yang begitu besar, perlu peran serta seluruh elemen bangsa untuk bahu-membahu memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan mangrove.

      KIM Gundih berkesempatan menyaksikan penanaman pohon yang dilakukan oleh rotary club surabaya beserta 4 komunitas di magrove gunung anyar surabaya,


      Minggu 28 Juli 2019. turut ambil bagian dari upaya mulia tersebut. rotary club Surabaya dan 4 komunitas, menanam pohon mangrove  di kawasan Magrove Gunung Anyar, Surabaya.

      Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian program kepedulian sosial Bakti.

      Bumi yang kita tinggali merupakan titipan untuk diwariskan kepada anak cucu. Karena itu, penting bagi kita untuk bertanggung jawab dan bersama-sama merawat lingkungan. Oleh karena itu, hari ini rotary club Surabaya dan 4 komunitas, menanam 2.000 bibit pohon mangrove Gunung Anyar.Kata Presiden Rotary Club Surabaya.

    Diharapkan upaya ini akan memberikan dampak positif bagi kelangsungan fungsi ekosistem secara sosial ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut,” Didin.(TH)
Print Friendly and PDF

Friday, March 8, 2019

Kerja bhakti bantaran Rel KA


 Apel pagi mengawali Giat kerja bakti masal gabungan antara Kader lingkungan kota Surabaya,kader lingkungan kelirahankGundih,DKRTH, DAOP 8 KAI,LPMK,unsur kecamatan bubutan ,unsur kelurahan Gundih,ketua RW 01 - RW 10,unsur masyarakat dari RW 8,9,10 pada pagi hari jumat (8/3/2019). Sepanjang bantaran kereta api. Selama ini warga sepanjang bantaran rel kereta api sering menggunakan bahu rel kereta sebagai tempat pembuangan sampah. Kebiasaan seperti ini perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak utamanya masyarakat itu sendiri.










 Setelah pembersihan bantaran rel kereta api lanjut ke koordinasi permasalahan wilayah antara Kecamatan Bubutan Bapak Eko Kurniawan S.STP,MM dengan pihak KAI yang dihadiri Manager operasi Daop 8 bapak Rahmad Zaeni serta kepala stasiun Arief Nugroho. Beberapa permasalahan yang berkaitan dengan Pemkot dan KAI coba didorong untuk ditemukan solusi serta titik tengahnya,semoga koordinasi singkat ini berdampak positif bagi masyarakat sehingga hak - hak masyarakat tidak terabaikan.

KIM Gundih mengabarkan

Print Friendly and PDF

Saturday, February 16, 2019

RW Mantap Bantaran Sungai Terawat


  Keguyuban antara warga, penggurus RT dan RW 04 Gundih patut di apresiasi, pasalnya meskipun di hari libur seperti sekarang ini (Minggu, 17 Februari 2019) warga beserta Ketua RW 04 bapak Siswoyo, saling gotong royong untuk membenahi lingkungan, dalam giat kerja bakti massal yang dihadiri oleh Babinsa Kelurahan Gundih dan Linmas Kelurahan Gundih.

  Seperti halnya sebelumnya, bantaran sungai yang terlihat kumuh kini disulap menjadi wilayah yang cemerlang dengan warna -warni pengecatan di sepanjang bantaran sungai. Kesan sungai yang kumuh juga berhasil di ubah oleh RW 04 yang dipimpin Bapak Siswoyo ini.

       

  Ketua RW 04 Bersama BABINSA dan Linmas kelurahan Gundih.









  Tak ingin ada lahan kosong yang terbengkalai warga memanfaatkannya menjadi lahan produktif dengan menanam tanaman TOGA binaan Puskesmas Gundih. Hasilnya adalah terciptanya berbagai olahan jamu herbal dari tanaman TOGA tersebut, ada yg berupa bubuk siap seduh maupun olahan produk jamu siap minum.    

Harapan kedepannya produk olahan masyarakat ini dapat terserap di pemerintah kota Surabaya melalui pameran produk -produk UKM yang sering diselenggarakan di lingkungan Pemkot Surabaya.

 Semoga di wilayah -wilayah lain dapat menampilkan kekhasan masing -masing wilayah sehingga Gundih akan semakin dikenal dengan destinasi Wisata lingkungan tengah kotanya.

KIM Gundih mengabarkan

Print Friendly and PDF

Wednesday, January 30, 2019

Kunjungan dari DLH Kabupaten Tabalong di Gundih













Keberhasilan Kelurahan Gundih dalam pengelolaan lingkungan mendapat apresiasi  dari masyarakat, dengan keberhasilannya tersebut Kelurahan Gundih  sering dijadikan jujugan  daerah lain untuk  study banding dalam pengelolaan  lingkungan sehat. Pada Rabu (30/1), sekitar pukul 09.00 WIB,   Kelurahan Gundih kedatangan tamu kehormatan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabalong sebanyak 15 orang.
Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Ir.Rowi Rawatiance,MT. diawali menyusuri sepanjang Jl. Sumber Mulyo sambil melihat m taman Obat Keluarga (Toga) yang ditanam warga Sumbermulyo hasil swadaya.
Kunjungan rombongan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong  mendapat sambutan yang meriah dari warga Kelurahan Gundih, terlihat sepanjang memasuki wilayah Kelurahan Gundih mendapat ucapan selamat dari warga. Ketika tiba di Jl. Sumbermulyo disambut oleh Lurah Gundih dan Ketua LPMK.
“Selamat datang  kami sampaikan kepada rombongan dari Dinas Lingkungan Hidup Tabalong di wilayah Kelurahan Gundih,” terang Puput Pujiastuti, S.STP, Lurah Gundih, dalam sambutannya, di Balai RW IV Sumbermulyo.
Saat dibalai RW IV disuguhi hasil tanaman toga berupa product jamu instan dan product unggulan "MORKOLAK", selain itu juga ada demo pembuatan jamu.
Selanjutnya rombongan langsung memperkenalkan diri yang terdiri dari masing-masing SKPD membawahi Lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Puskesmas Kelurahan Gundih juga  menjelaskan berkaitan dengan keterlibatan Puskesmas  terhadap masyarakat terutama berkaitan dengan masalah Toga.
“Kami selalu memberikan penyuluhan kepada Kader Toga, karena Toga sangat penting bagi warga, sebagai obat alternative,” terang Yusuf, perwakilan Puskesmas Gundih.
Dalam kesempatan tersebut, Lurah Gundih mendapat cindramata dari rombongan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong.
Selepas penyambutan di Balai RW 04, perjalanan rombongan selanjutnya menuju  Jl. Gundih V, RT 05, RW I Gundih, rombongan disuguhi berbagai produk kerajinan dari warga RT 05 –RW I Gundih.  Berbagai kerajinan dipamerkan di atas meja display mulai dari kerajinan daur ulang sampah yang dibuat seperti topi dan tas.
Rombongan selanjutnya berjalan menyusuri Jl. Gundih V untuk mengetahui cara pengelolaan sampah kering yang dilakukan oleh RT 05.
“Pengelolaan sampah itu dimulai dari mengumpulkan dan memilah, yang organik untuk pupuk dan sampah yang bisa untuk daur ulang. Daur ulang itu perlu kreatifitas, agar sampah itu bernilai ekonomis” terang Sarikan, Ketua RT 5, saat menjelaskan kepada rombongan.
Saat di depan Kantor Kelurahan Gundih, Lurah Gundih  memberikan cindera mata kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong  berupa hasil daur ulang sampah kering.
Kemudian rombongan berjalan ke Kampung Margorukun  untuk melihat penataan lingkungan yang dilakukan warga Margorukun, disepanjang menyusuri Kampung Margorukun, banyak rombongan yang merasa takjub dan terkesima dengan cara penataan lingkungan yang dilakukan warga Margorukun. Tidak sampai disitu saja, rombongan juga diajak keliling ke Kampung Margodadi untuk melihat cara pengelolaan air limbah domestik, meski peralatan yang digunakan untuk mengolah limbah cair tersebut cukup sederhana mampu menghasilkan air yang bersih digunakan untuk menyiram tanaman.
“Kebanyakan warga menyiram tanamannya menggunakan air limbah yang sudah diolah, dengan cara seperti ini warga lebih hemat,” terang Edwin Murdhani, Karling sekaligus Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kelurahan Gundih.
Untuk rute kunjungan yang terakhir, rombongan berjalan menyusuri Kampung Demak Timur untuk mengatahui cara menjaga kebersihan lingkungan, saat di kampung ini, rombongan disambut tarian Topeng Sarung yang begitu rancak mengikuti alunan musik. Tidak sampai disitu saja, Ibu-Ibu Kader Lansia  dari Demak Timur juga ambil bagian menghibur rombongan dengan senam Lansia Poco-poco.
“Kami merasa terpesona dengan cara pengelolaan lingkungan yang ada di kampung Kelurahan Gundih. Konsep green and clean yang diterapkan  Kampung di Kelurahan Gundih  ini contoh yang sudah berhasil, patut untuk dicontoh,” terang Ir.Rowi Rawatiance,MT.
Di kampung yang terkenal dengan julukan kampung Kefir  ini, acara berakhir dan diisi oleh pesan dan kesan dari rombongan dilanjut pelepasan oleh Ketua LPMK.(Mustakim)

Print Friendly and PDF

Tuesday, January 22, 2019

Hujan oh hujan






KIM Kelurahan Gundih.

Hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian besar Kota Surabaya  23 Januari 2019 sekitar pukul 13.00 WIB, begitu juga di wilayah kelurahan gundih Kecamatan Bubutan.
Melalui WhatsApp Group Gundih tangguh (grup whatsapp internal warga kelurahan Gundih), beberapa warga melaporkan kondisi di wilayahnya masing-masing , dampak angin kencang yang terjadi beberapa Pohon tumbang di sekitaran lapangan futsal (dupak perahu)  Babadan serta beberapa genangan yang terjadi di beberapa wilayah gundih dikarenakan curah hujan tinggi dan kurang lancarnya pembuangan air (selokan) juga ada beberapa wilayah.
Bahkan menurut beberapa info dari warga sekitar ada juga wilayah yang tidak memiliki Saluran pembuangan (selokan)
Melalui koordinasi di WhatsApp Group pula Camat Bubutan (Bapak Eko Kurniawan Purnomo, S.STP, M.Si) berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyelesaikan permasalahan di lapangan. memang selama ini WhatsApp Group dirasa cukup efektif untuk menanggapi keluhan warga, serta koordinasi antar wilayah.KIM Gundih Sejahtera mengabarkan.
Print Friendly and PDF

Sunday, January 20, 2019

Rumah Semi Permanen di Demak Timur X, Di Lalap Api


KIM Gundih - Kebakaran rumah terjadi di Jalan Demak Timur gang 10 nomer 8 Surabaya sekitar jam 19.10 wib. Bangunan lantai 2 ukuran 6 m x 12 m milik Jumani umur 62 tahun, warga setempat itu dilalap api  Diduga akibat kelalaian saat menyalakan obat nyamuk bakar,(20/1).malam

"Ya diduga karena obat nyamuk bakar rumah semi permanen milik Junani terbakar, saat kejadian pemilik beraktivitas di bawah rumah ," ucap warga.

Meski demikian ada dua korban luka dalam peristiwa tersebut bernama Sdr Handoko mengalami luka di kepala dan pingsan akibat kejatuhan kayu balok pada saat memadamkan api dan Sdri Winarti luka bakar di bagian lengan tangan kanan kaki kanan
Kedua korban telah di bawa petugas PMI ke RS Soewandi.

Kronologis :

Pada jam 19.30 wib saudari Winarti pada saat di berada di lt 2 rumah jalan Demak Timur gang 10 nomer 8 Surabaya, berteriak minta tolong karena kebakaran, selanjutnya sdr Jumani saat di dalam rumah langsung naik ke lantai 2 dan melihat kasur dan ruangan lantai 2 dalam keadaan mengepul asap dan terbakar.
Selanjutnya sdr Jumani dan Kristiwindarti berusaha memadamkan api dan berteriak meminta tolong, sehingga banyak warga termasuk sdr Handoko membantu memadamkan api tersebut.
Pada saat itu sdr. Handoko diketahui kejatuhan kayu balok yang mengenai bagian kepala dan sempat pingsan. Beberapa saat kemudian, mobil PMK tiba untuk memadamkan api,.ucap salah satu warga.

Api berhasil dipadamkan dengan mengerahkan delapan unit mobil damkar dan melibatkan Piket reskrim,Piket intelkam,Piket sabhara 822 dan 821,8 unit mobil PMK dari pasar Turi,Linmas kec. Bubutan,PMI.

(TH)
Print Friendly and PDF

Kebakaran di RW VI kelurahan GUNDIH

Kebakaran lagi - lagi terjadi di Gundih meskipun di saat musim penghujan.
Kali ini kejadian kebakaran berada di wilayah RW 6 Demak Timur X nomer 8 Surabaya.
Sekitar pukul 19.10 WIB tepatnya hari Minggu 20 Januari 2019 pemilik rumah  atas nama Jumani umur 62 tahun.

Kronologis :
sdri Winarti pada saat di berada di lt 2 rumah jalan Demak Timur gang 10 nomer 8 Surabaya, berteriak minta tolong karena kebakaran, selanjutnya sdr Jumani saat di dalam rumah langsung naik ke lantai 2 dan melihat kasur dan ruangan lantai 2 dalam keadaan mengepul asap dan terbakar.

Selanjutnya sdr Jumani dan sdri Kristiwindarti berusaha memadamkan api dan berteriak meminta tolong, sehingga banyak warga termasuk sdr Handoko membantu memadamkan api tersebut.
Pada saat itu sdr. Handoko diketahui kejatuhan kayu balok yang mengenai bagian kepala dan sempat pingsan. Beberapa saat kemudian mobil PMK tiba untuk memadamkan api.

Parkiran mobil lagi -lagi menjadi kendala utama bagi mobil PMK untuk menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK). Meskipun ada rambu resmi yang tersebar di sepanjang jalan Demak Timur 1 sampai dengan 12,nyatanya masih ada saja warga yang memarkirkan kendaraannya di sepanjang jalan ini.
Kondisi jalan yang sempit juga menyulitkan unit PMK dengan kapasaitas besar masuk ke lokasi. Sepertinya Gundih harus benar - benar konsen dalam upaya menertibkan parkir liar agar tidak menghambat evakuasi dan penanganan ketika terjadi kebakaran.



Print Friendly and PDF

Friday, December 28, 2018

Antisipasi DBD, Kecamatan Bubutan Berantas Sarang Nyamuk Lewat Program PSN

KIM-Gundih,
Genderang perang melawan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD)  mulai ditabuh oleh semua elemen masyarakat, tak terkecuali  Pemerintah Kota Surabaya lewat program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) selalu dikumandangkan dengan harapan mampu mengugah kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan memberantas sarang nyamuk.

Untuk merealisasikan program tersebut, Kecamatan Bubutan menggelar Apel Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Depan Pertokoan Dupak Grosir, Sabtu (29/12). Apel siaga tersebut dipimpin oleh Camat Bubutan, Eko Kurniawan.

Dalam sambutannya, Camat Bubutan mengajak semua warga masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan selalu  berupaya  melakukan  berbagai  tindakan preventive terhadap perkembangbiakan nyamuk.

“Nyamuk Demam Berdarah sangat berbahaya, dapat menularkan  virus dengue” terangnya.
Ditambahkannya, masyarakat mampu  terlibat  aktif dalam  rangka  mewaspadai  dan mengantisipasi penyakit DBD di wilayah Kecamatan Bubutan, dengan melakukan  Program PSN yakni  menguras tampungan air  dan memelihara  tanaman yang efektif mengusir nyamuk.

“Jentik nyamuk hanya bisa dibasmi dengan cara memutus rantai penularan dengan pemberantasan sarang nyamuk  DBD dengan melalui Gerakan Pemberdayaan Masyarakat,” tegasnya.
Camat Bubutan juga mengingatkan kepada peserta apel, kondisi peningkatan  curah hujan belakangan terakhir ini  dan perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap
perkembangbiakan nyamuk.

“ Saya menghimbau  pada seluruh  peserta apel  untuk  selalu melakukan pemantauan  pada tempat-tempat sarang nyamuk”, tukasnya.

Apel tersebut digelar dengan tujuan untuk mempersiapkan ibu-ibu pemantau jentik nyamuk  se Kecamatan Bubutan untuk lebih  giat memantau wilayah di masing-masing wilayah kelurahan.
Acara tersebut juga hadiri oleh Lurah Gundih, kepala Puskesmas Gundih , dan Ibu-Ibu Pemantau Jentik Nyamuk (PJN) se Kecamatan Bubutan. (Mustakim)



Print Friendly and PDF

Gebyar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Se Kecamatan BUBUTAN









"Pencegahan nyamuk Demam Berdarah dengan fogging (penyemprotan) saja tidak cukup.
Jentik nyamuk hanya bisa dibasmi dengan cara memutus rantai penularan dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) Demam Berdarah Dengue yakni 3M Plus melalui Gerakan Pemberdayaan
Masyarakat", Itulah pesan Camat BUBUTAN Bpk. EKO KURNIAWAN ketika memimpin Apel Pemberantasan Sarang Nyamuk se Kecamatan BUBUTAN.

Apel bersama yang dilaksanakan pada hari minggu tanggal 29 Desember 2018 dipertokoan Dupak Grosir.
Apel ini dimaksudkan untuk mempersiapkan ibu ibu pemantau jentik se Kecamatan agar lebih giat memantau wilayah dimasing masing wilayah kelurahan.

Pemberantasan Deman Berdarah (DB) dapat dilakukan dengan 3M plus yaitu menguras, menanam dan menutup tempat air dan juga melakukan pemeriksaan dari pemantau jebtik setiap minggunya.
Hadir dalam acara tersebut Camat, lurah dan perwakilan puskesmas juga tentunya ibu ibu pemantau jentik sekelurahan BUBUTAN.
Print Friendly and PDF

Wednesday, April 25, 2018

Kordinasi Kader Lingkungan

Kamis, 26 April 2018 di Aula Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan -Kota Surabaya dilaksanakan kegiatan kordinasi kader lingkungan yang berada di Kelurahan Gundih.
Kegiatan yg dihadiri Lurah, LPMK, Faskel lingkungan Kelurahan, Kecamatan, Ketua RW dan Karling RW.
Dari sambutan Lurah Gundih Puput Pujiastuti bahwa kampung Gundih adalah kampung lingkungan yang tidak lepas dari kader lingkungan sebagai fasilitator dan juga diharapkan ada pertemuan rutin yang diadakan sebulan sekali.
Untuk menghadapi lomba MDS 2018 diharapkan dapat diikuti perwakilan semua RW dari 10 RW.
Susunan acara pertemuan :
1. Pembukaan
2. Sambutan Lurah Gundih
3. Sambutan LPMK
4. Sambutan FasKelLing
5. Sambutan FasCamLing
6. Tanya jawab
7. Penutup
Dalam inti pertemuan ini adalah kordinasi lomba MDS 2018 Kota Surabaya yang disosialisasikan Faskel Kecamatan Bpk. Rasmadi pada acara itu juga.













Print Friendly and PDF