Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Thursday, July 25, 2019

Tangkal radikalisne bersama kodim 0830



         Surabaya, Bertempat di Aula KODIM 0830 Surabaya, telah dilaksanakan kegiatan Komunikaai Sosial (Komsos)
“CEGAH TANGKAL RADIKALISME” yang
diselenggarakan oleh satuan Kodim 0830, Jum'at (26/07/2019).


          Hadir dalam kegiatan tersebut, berjumlah 50 orang yang diantaranya; DANDIM 0830 beserta staff, tokoh masyarakat, budayawan, KIM kelurahan gundih serta lima babinsa di kecamatan Bubutan.

         Pada kesempatan itu, Dandim 0830
membawakan materi ” Cegah Tangkal
Radikalisme” tentang bagaimana upaya
kita sebagai bangsa dalam mencegah atau
menangkal radikalisme. Radikalisme
memiliki paham yakni, menginginkan
perubahan di bidang sosial politik, yang di
lakukan dengan cara drastis atau
kekerasan oleh kelompok tertentu.


         Kelompok radikal ini terdiri dari beberapa Kelompok yakni, Radikal kiri (Raki) yang nemiliki paham anti agama (komunisme), dengan menggunakan pola kekuatan buruh tani yang miskin dan memanipulir pertentangan ipoleksosbud.
 
        Kelompok ini biasanya mengangkat issue tentang upah buruh, jaminan keamanan, pembagian lahan, pajak upah dan tanah. Kelompok ini juga dapat berinfiltrasi ka organisasi masyarakat atau organisasi politik bahkan ke instansi pemerintah.


       Kelompok yang kedua adalah Radikal kanan (Raka) memiliki paham funda mentalisme, yang dimana pada agama tertentu menanamkan fanatisme agama agar pengikutnya memiliki militansi, juga sering sering mempertentangkan kenyataan yang ada dengan dalil agama.

       Faktor yang mempengaruhi gerakan raka di antaranya, faktor ekonomi yang lemah, kebijakan politik, psikologi dan pendidikan yang tidak sesuai menurut mereka. Radikal lainnya(Rala), kelompok ini memiliki paham anti NKRI, dimana mereka menghendaki disintegrasi bangsa.


        Konsepsinya bersumber pada rasa
sentimen, kedaerahan, heroisme sehingga
dapat melakukan suatu tindakan anarkis.
Kita sebagai suatu bangsa yang beragam
(Bhineka Tunggal Ika) tentunya harus
saling toleransi.

        Kita harus mewaspadai penyebaran radikalisme khususnya, penyebaran melalui media sosial. Karena di media sosial sangat mudah untuk di akses, cepat, serta multimedia.


       Dalam upaya atau strategi menghadapi
dan mencegah radikalisme, Dandim 0830 menambahkan, TNI sebagai komponen
utama dalam mencegah Radikalisme,
tentunya tidak dapat bekerja sendiri.
Sangat di perlukan peran serta semua
elemen bangsa. Bukan hanya TNI/POLRI
saja melainkan, seluruh komponen bangsa
termasuk para pelajar. Untuk untuk
menciptakan kondisi pertahanan yang
mantap di bidang ipoleksosbud, menjalin
komunikasi yang baik, menanamkan serta
meningkatkan rasa cinta tanah air antara
semua elemen bangsa.

        Dalam materi yang disampaikannya
Dandim berpesan, untuk tidak mudah
terprovokasi dengan adanya issue yang
tidak dapat di pertanggungjawabkan
(berita hoax) baik berita yang didapat dari
media sosial (facebook, twitter, telegram,
WA, IG dan lain-lain. Mari jadikan media,
baik media cetak, media elektronik
maupun media sosial sebagai sarana
komunikasi atau diskusi yang baik. Segera
melaporkan setiap adanya suatu kelompok
atau oknum yang terindikasi atau
melakukan suatu gerakan yang mungkin
mengarah pada hal-hal yang menyimpang,
“tutupnya.


        Disamping pemberian materi, peserta juga diajak mengelilingi Kodim 0830 untuk menyaksikan budidaya ikan lele dilanjut makan siang bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.00 Wib dengan aman, lancar dan tertib. (SQ/KIMgundih)
Print Friendly and PDF

Menjelang HUT Korem, KIM Gundih Berkesempatan Ikuti Kegiatan-kegiatan Dalam Rangka Menjelang HUT Korem



         Surabaya,- Berbagai kegiatan mulai menyelimuti Makorem 084/Bhaskara Jaya. Bukan tanpa sebab, kegiatan itu digelar dalam rangka menyambut datangnya HUT Korem yang ke-53, tahun ini.


           Pantuan Dari KIM Gundih Mengawali berbagai kegiatan penyambutan tersebut, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto, S. E, menggelar anjangsana ke rumah beberapa keluarga besar Korem. Kamis, 25 Juli 2019.



          “Kegiatan ini, pada dasarnya merupakan bukti syukur dan perhatian pimpinan terhadap Keluarga Besar anggota Korem,” ujarnya.


          Selain berkunjung ke rumah Sertu Slamet Wiyono, pejabat nomor satu di wilayah teritorial Korem itupun juga menggelar kunjungannya ke kediaman Mayor Arh Iwan Apwan.



        “Kunjungan ini juga sebagai bentuk empati pimpinan terhadap anggota,” tandasnya. Untuk diketahui, Korem 084/Bhaskara Jaya rencananya bakal memasuki usia barunya yang ke-53 pada tanggal 2 Agustus mendatang. Selain anjangsana, pihak Korem juga bakal menggelar berbagai kegiatan guna menyambut datangnya hari lahir tersebut.(TH)
Print Friendly and PDF

Kemeriahan perlombaan 17 agustus di RT 4 RW 07, kelurahan Gundih

   
          Gundih - Warga RT 04/RW 07 Kelurahan Gundih sangat antusias untuk merayakan Hari Kemerdekaan yang di isi dengan berbagai macam Perlombaan yang telah di selenggarakan karang taruna RT04/ RW07 Margodadi kelurahan gundih kec.Bubutan untuk menyambut HUT RI yang Ke-74.


      Beberapa warga masyarakat Margodadi   4 berkumpul untuk menyaksikan perlombaa-perlombaan 17 Agustus, seperti Memindahkan air dalam botol, sepak bola terong, memasukan belut dalam botol, kempit balon, koin kates, makan krupuk.

       Hampir setiap tahun warga masyarakat Margodadi 4 semarak untuk menyambut Hari Kemerdekaan ini, yakni salah satunya dengan berbagai macam perlombaan, ” ungkap Ketua Karang taruna RT04 Kamis (25/07/2019).

       KIM Gundih Berkesempatan Menyasikan Perlombaan perlombaan 17 Agustus yang Diselenggarakan oleh Karang Taruna RT 04/RW 07 Kelurahan Gundih kec.Bubutan.

        Memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sudah menjadi keharusan sebagai bagian dari Bangsa Indonesia. Perayaan ini dilakukan oleh semua pihak, baik di tingkat Organisasi, karang taruna maupun di pendidikan. Di sekolah-sekolah, perayaan HUT RI inilah menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Kemeriahan begitu terasa setiap kali memasuki masa Tujuh belasan.

        Ketua Karang Taruna RT04/RW 07, Ramadhan juga menyebutkan kegiatan Perlombaan Tujuh belasan tersebut juga untuk menumbuhkan semangat Perjuangan para Pahlawan dalam meraih kemerdekaan. Melalui lomba-lomba tersebut diharapkan Pemuda-Pemudi dan Masyarakat yang lainnya mengerti makna perjuangan setidaknya berjuang untuk meraih Prestasi di perlombaan-perlombaan yang ada.

        “Pemuda-Pemuda perlu dibentuk mentalnya untuk merasakan kesatuan dan kebhinekaan dalam Berbangsa dan Bernegara.

         Kecintaan pada Negara atau Nasionalisme perlu ditanamkan dalam diri setiap pemuda ini, apalagi di masa sekarang ini,” tambahnya.

         Momen kemerdekaan inilah yang selalu ditunggu-tunggu oleh adik-adik. Suasana perlombaan ini, selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam setiap perayaan HUT RI. Dari masa ke masa, lomba Tujuh belasan selalu menyemaraknya suasana Margodadi 4.


          Tidak hanya kemeriahan yang diharapkan, tetapi juga dapat mengajarkan makna perjuangan dan sikap menjaga kemerdekaan yang telah dirasakan selama 74 tahun tersebut. Semoga di hari Ulangtahun Kemerdekaan RI yang ke 74 ini, para Masyarakat dan Generasi Muda di Indonesia dapat lebih berprestasi di dunia internasional dan mengharumkan nama Bangsa sebagai bentuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.(TH)
Print Friendly and PDF

Wednesday, July 24, 2019

KIM Gundih Berkesempatan Hadir Di Acara 4th Annual Islamic Finance Conference (4th AIFC)



      4th Annual Islamic Finance Conference (4th AIFC) diselenggarakan pada tanggal 24 – 25 Juli 2019 di Surabaya, Jawa Timur mengusung tema “ Blending Islamic Finance and Impact Investing for SDGs_”.


      KIM Gundih Berkesempatan Menghadiri 4th Annual Islamic Finance Confarence hari kedua di Hotel Jw Marriot Surabaya,(25/7)Pagi.

      Konferensi ini bertujuan untuk mendorong diskusi terkait kontribusi dan kolaborasi keuangan syariah dengan impact investment serta perannya dalam mencapai sasaran yang tercantum dalam SDGs.

      Dalam sambutannya, Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia menyampaikan bahwa keuangan syariah memiliki potensi peran yang besar dalam impact investment.

     “Tujuan investasi syariah adalah untuk mencapai hal yang baik dan menghindari hal yang haram, serta adanya kewajiban mengeluarkan zakat kepada yang berhak.

     Hal ini sejalan dengan impact investing yaitu tujuan bisnis tetap tercapai dan bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dalam mencapai SDGs.” Ujar Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.

      Selain itu, beliau juga menyampaikan dana sosial yang dikelola secara syariah dalam bentuk cash waqf, hasilnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat seperti sanitasi, nutrisi ibu dan anak.

      Sementara konsep impact investment dalam keuangan syariah diwujudkan Pemerintah dalam penerbitan green sukuk yang digunakan untuk membangun 727 km jalur kereta double-track, pengelolaan sampah untuk 3,4 juta rumah tangga, dan 121 pembangkit listrik mini tenaga matahari.

      Berbagai negara saat ini sedang fokus untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ( Sustainable Development Goals / SDGs) sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi.

      Untuk mencapai hal tersebut diperlukan biaya yang tidak sedikit. World Investment Report 2014 melaporkan bahwa untuk mencapai 17 sasaran dalam SDGs, negara berkembang masih membutuhkan tambahan investasi sebesar US$ 2,5 triliun setiap tahunnya.

       Tambahan investasi ini tidak dapat diperoleh hanya dengan mengandalkan model investasi tradisional. Inovasi menjadi hal yang mutlak untuk dilakukan dan peran dari sektor privat perlu untuk ditingkatkan.

        Salah satu inovasi tersebut diwujudkan dalam bentuk impact investment.

        Impact investment merupakan investasi yang diniatkan tidak hanya untuk mendapatkan keuntungan atau pengembalian finansial, tetapi juga diharapkan dapat memiliki dampak sosial atau lingkungan.

        Impact investment dan keuangan syariah memiliki prinsip yang sama. Keduanya berusaha untuk mencapai tujuan bisnis dengan cara yang baik serta memberikan keuntungan bagi masyarakat dan lingkungan secara keseluruhan.

        Dalam pidatonya, Wahid Abdelwahab, Direktur Jenderal Country Relations and Services Islamic Development Bank menyampaikan bahwa memadukan potensi keuangan Islam dan impact investing dapat memobilisasi sumber keuangan tambahan untuk pembangunan berkelanjutan, meningkatkan dampak sosial, lingkungan, dan keuangan dari investasi melalui peningkatan koordinasi, dan percepatan kemajuan menuju Agenda 2030.

          Di sisi lain, Christophe Bahuet, UNDP Indonesia Resident Representative, mengatakan pembiayaan adalah bagian penting untuk pencapaian agenda SDGs pada tahun 2030.

         Bauran pembiayaan syariah dan impact investment dapat menciptakan peluang besar untuk mengatasi kesenjangan pembiayaan SDGs.

          UNDP menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas penyelenggaraan konferensi ini bekerja sama dengan UNDP dan para mitra lainnya.


       “Kami harap konferensi ini akan mendorong pemanfaatan potensi pembiayaan Syariah sepenuhnya untuk pencapaian SDGs di Indonesia. UNDP menawarkan berbagai platform untuk mengidentifikasi solusi yang sangat dibutuhkan untuk pembiayaan SDGs dan kami harap semakin banyak mitra dapat bergabung untuk memastikan keberhasilan upaya ini.”ujar Christophe Bahuet.

           AIFC adalah acara tahunan yang menghadirkan para pembuat kebijakan, ekonom, akademisi, dan pelaku industri baik dari dalam negeri maupun internasional untuk mendiskusikan berbagai isu ekonomi dan keuangan syariah.(TH)
Print Friendly and PDF

Monday, July 22, 2019

Asuhan mandiri GUNDIH terdengar hingga papua


        Gundih, melalui puskesmasnya kembali mendapat kunjungan Kaji Banding untuk saling menimba ilmu pada Senin (22/7/2019). Kali ini rombongan dari Puskesmas Biak Kota Dinas kesehatan Kab. Biak Numfon.



 
    Sebanyak 15 orang rombongan datang sekitar jam 11.30 WIB setelah sebelumnya berkunjung ke Kampung Lawas Maspati. Ada hal yang menarik dan selalu dilakukan para Staf di Puskesmas Gundih untuk menyambut tamu yg berkunjung,yaitu yel-yel penyemangat sekaligus menggambarkan Visi dan Misi dari Puskesmas Gundih.




       Dalam sambutannya Bu Navyta selaku ketua rombongan menyampaikan apresiasi sebesar -besarnya atas sambutan hangat yg di berikan oleh puskesmas Gundih. Dalam tahun 2020 Puskesmas Biak Kota diharuskan melakukan akreditasi Tingkat Paripurna dari sebelumnya akreditasi tingkat madya. Persiapan ini dilakukan dalam menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.




         Puskesmas Gundih dirasa bisa dalam menyalurkan ilmu dan pengalaman yg dimiliki untuk nantinya bisa diterapkan di Puskesmas Biak Kota. Peran serta masyarakat dalam kegiatan Asuhan mandiri perlu adanya dukungan dari lintas sektor baik pemerintahan dan
masyarakat, ini yang mungkin belum terlaksana di Puskesmas Biak Kota.



     
          Puskesmas Gundih sendiri selama ini memiliki sekitar 51 kelompok asuhan Mandiri. Kelompok -kelompok inilah yg langsung bekerja di masyarakat sehingga ada pelibatan dan pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kesehatannya. (Edwin/KIM Gundih)
Print Friendly and PDF

Saturday, July 20, 2019

Pertunjukan edukasi bersama HOPS PUPPET


     Beragam cara dilakukan dalam menghibur dan memberikan edukasi bagi anak usia dasar, Hops Puppet Show dari jakarta memberikan pagelaran panggung musikal dan boneka bagi anak-anak dengan pesan-pesan kebaikan dan moral yang kuat.


      Untuk pertama kalinya hadir menyapa masyarakat di kelurahan Gundih, Minggu (21 juli 2019). Hops Puppet Show tampil di panggung yang dibuat sederhana tapi tidak mengurangi maksud dan tujuan untuk mendidik anak anak usia dasar berani dan tidak minder juga memiliki cita cita untuk menggapai mimpi setinggi mungkin.


      Acara di wilayah kelurahan Gundih adalah pertunjukan HOPS MUPPET ketiga setelah sebelumnya mengelar dua pertunjukan di acara "Festfal Terang Surabaya" di gedung JX Internasional, sabtu (20 juli 2019) pukul 08.00 - 16.00.
   

       Pagelaran musikal dan edukasi lewat panggung boneka dimulai pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB, dengan membentuk barisan anak anak dari tiga Sekolah Dasar (SD), yaitu :Margorukun, SD KH Thohir Bakri dan SD Abdullah Ubaid III untuk masuk kedalam tempat pementasan dan menmpati tempat duduk yang telah disediakan.


      Dengan semangat satu persatu anggota HOPS MUPPET menyapa dan memberikan motivasi kepada anak anak sekolah dasar untuk bersemangat dan pantang menyerah menggapai mimpi.


       Acara pagelaran musikal dan panggung boneka  menjadi puncak acara dan merupakan andalan dari diadakannya acara ini.
 dengan mengambil cerita pembuat boneka bernama "pappeto", HOPS MOPPET Memberikan edukasi bahwa siapapun bisa bermimpi dan selalu berjuang meraih mimpinya.


      "Diharapkan dengan adanya edukasi lewat panggung boneka dan drama musikal, anak anak usia dasar memiliki cita cita dan mimpi setinggi mungkin karena kami merasa setiap anak diciptakan TUHAN itu istimewa hingga harus diberi motivasi untuk terus maju mengejar mimpi" ungkap bu Icha sebagai perwakilan HOPS MUPPET Jakarta pada KIM Gundih.


Print Friendly and PDF

Thursday, July 18, 2019

Penutupan donasi kelurahan gundih

Penutupan donasi sosial untuk korban kebakaran pada hari rabu (10 juli 2019) di margorukun lebar dilaksanakan di ruang serba guna kampung ilmu jalan semarang, surabaya, pada hari selasa (16 juli 2019)


    Serah terima oleh Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) se surabaya kepada kelurahan Gundih yang diwakili ketua RW 02 kelurahan Gundih kecamatan Bubutan.


   Untuk selanjutnya seluruh bantuan yang meliputi sembako, pakaian layak pakai dan uang tunai sebesar donasi 44.710.000 dibagikan kepada warga terdampak.

     Dari pertemuan di kelurahan gundih, kamis (18 juli 2019) yang dihadiri Lurah Gundih,LPMK,Tagana,ketua RW 02,ketua RT terdampak,perwakilan warga terdampak dan KIM diputuskan pembagian santunan bagi korban kebakaran.


     Pembagian santunan diberikan bedasarkan rumah yang terdampak dan rumah yang habis terbakar.
Adapun pembagiannya diatur sebagai berikut:
- Rumah yang terdampak , 13 rumah mendapatkan Rp 900.000 per-rumah.
-  Rumah yang habis terbakar, 19 rumah mendapatkan Rp. 1.800.000 per-rumah


    Dari jumlah donasi yang telah dibagikan untuk kekurangan ditanggung kas RW 02 kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan.


Serah terima hasil donasi diserahkan Lurah Gundih dan diterima diwakili Ketua RW. 02 Margorukun, untuk selanjutnya diserahkan kepada korban kebakaran.


KIM Gundih melaporkan.
Print Friendly and PDF