Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Wednesday, July 31, 2019

Surabaya raih 2 kategori APW 2019


          2 KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) di Surabaya menyabet 2 juara di dua kategori berbeda pada APW (Anugerah Pewarta Warga) 2019 Amunullah dari KIM Mojo menjadi juara 1 di kategori Vidio Berita, dan Taufik Hidayat mewakili KIM Gundih di kategori Gambar berita.


        Tahun pertama ajang penghargaan bagi pewarta warga yang digelar oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa melalui Kominfo provinsi Jawa Timur pada hari ini Rabu 31/7/2019. Melalui kegiatan bertajuk APW Jatim 2019 diharapkan ada peran serta masyarakat sebagai jurnalis warga yang ikut berperan serta dalam menyampaikan informasi yang datangnya dari Pemprov ke warga maupun sebaliknya dari warga ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.


          Bertempat di dalam Gedung Negara Grahadi Bu Gubernur menyampaikan  bahwa kehadiran Pewarta Warga sangat dibutuhkan untuk mengklatifikasi sebaran berita berita HOAX yang sering muncul belakangan ini.Dengan adanya warga langsung yang memantau dan memberitakan suatu permasalahan diharapkan tidak sampai timbul berita -berita yang tidak benar keberadaannya.


           Melalui Kelompok Informasi masyarakat ini diharapkan mampu mengawal pembangunan Jatim yang lebih baik. Pemberitaan Warga atau yang sering disebut Citizen Journalists melalui kaum milenial ini akan menggerus keberadaan media - media konfensional yang selama ini kita konsumsi.Disinilah Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan Penghargaan dan Dukungannya terhadap Pewarta Warga.{Edwin/KIM Gundih]


Print Friendly and PDF

Tuesday, July 30, 2019

KODAM V BRAWIJAYA dalam Kegiatan pembinaan komunikasi sosial tangkal radikalisme


       Surabaya- Radikalisme menurut artian adalah suatu ideologi (ide atau gagasan) dan paham yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan/ ekstrim.
 

       Berkaitan dengan hal radikalisme, Kodam V Brawijaya mengadakan pembinaan komunikasi sosial di aula Kodam V Brawijaya, rabu (31 juli 2019) pukul 09.00 wib hingga selesai pukul 12.00 wib.

       Hadir dalam acara Bapak Najib Hamid dari Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT), Sekretaris Kodam V Brawijaya beserta staff, Babinsa se surabaya, Bhabinkamtibmas se surabaya, mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perwakilan organisasi massa.


       Dalam pemberian materi, Bapak Najib Hamid menitik beratkan pada kerjasama TNI - POLRI melalui babinsa dan bhabinkamtibmas untuk terjun ke masyarakat dengan pendekatan persuasif dan bimbingan juga pembinaan ke pemuda untuk ikut berperan aktif dalam menangkal radikalisme melalui gerakan anti hoax.

       Lebih lanjut, perwakilan dari FKPT menyebut bahwa Gerakan radikalisme muncul dan berkembang antara lain dipicu oleh pertarungan idiolog global, pemahaman keagamaan yang salah, ketidakadilan politik, hukum dan ekonomi, kemiskinan serta kepentingan politik atau adu domba.


        Seringnya kunjungan babinsa dan bhabinkamtibmas ke masyarakat merupakan aksi jitu dalam memerangi radikalisme lewat cangkrukan dan blusukan.

        Peran serta Bumantik juga tidak kalah penting sebagai pekerja sosial yang sering keluar masuk dari pintu ke pintu warga untuk mengetahui aktifitas warga dalam keseharian. (AQ)




Print Friendly and PDF

Sunday, July 28, 2019

Kebersamaan warga mengikuti Festival Gapura Cinta Negeri


     Gundih- Menindak lanjuti berita dari Kementrian Dalam Negeri pada tanggal 5 Juli 2019 , tentang penyelenggaraan lomba gapura dengan tema "Cinta Negeri" dan untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, warga RT 5 RW 6 kelurahan Gundih bersiap ambil bagian memeriahkannya.


     Untuk itu, Minggu (28 Juli) seluruh warga RT 5 RW 6 Kelurahan Gundih, berbondong bondong antusias untuk mempersiapkan menghadapi perlombaan.


     Tidak hanya dari para bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak juga sangat antusias membantu membuat gapura dan membersihkan lingkungan.


     Disamping pembuatan gapura dan membersihkan lingkungan, pengecetan untuk menambah hidup suasana pun dilakukan.


     "Menghadapi Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 74,  Kami selalu membuat inovasi dan menghidupkan wilayah dengan selalu memperbaiki lingkungan dan selalu memupuk kerjasama juga keguyuban warga" ungkap Aris Dwi Santoso selaku ketua RT.


      Tak hanya lomba Festival Gapura Cinta Negeri, RT 5 RW 6 juga akan mengikuti Surabaya Smart City (SSC)  yang dihelat oleh PEMKOT Kota Surabaya.

   
Print Friendly and PDF

Saturday, July 27, 2019

Rotary Club Surabaya Gelar Penanaman 2.000 Bibit Pohon Di Magrove Gunung Anyar Surabaya



      Surabaya - Data The World Atlas of  Mangroves tahun 2010 menyebutkan Indonesia memiliki kawasan hutan mangrove seluas 3 juta hektar atau 20% dari total luas kawasan hutan mangrove dunia yang mencapai sekitar 15 juta hektar.

     Hutan mangrove  Indonesia yang mencapai 40% sampai 50% tinggal di daerah dekat pantai, yakni mencegah abrasi dan tsunami, serta peresapan air laut ke daratan. Oleh karena itu, upaya-upaya pelestarian hutan mangrove perlu terus digalakkan karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak pantai.


      Rehabilitasi dengan penanaman pohon mangrove menjadi bagian dari program Newtrees yang dicanangkan oleh World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia.

      Program ini berorientasi pada perbaikan fungsi ekosistem prioritas, dan juga sejalan dengan upaya yang sedang dilakukan oleh pemerintah dalam mengintegrasikan pembangunan sektoral dengan daya dukung lingkungan di tingkat magrove gunung anyar surabaya.

      Mengingat manfaatnya yang begitu besar, perlu peran serta seluruh elemen bangsa untuk bahu-membahu memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan mangrove.

      KIM Gundih berkesempatan menyaksikan penanaman pohon yang dilakukan oleh rotary club surabaya beserta 4 komunitas di magrove gunung anyar surabaya,


      Minggu 28 Juli 2019. turut ambil bagian dari upaya mulia tersebut. rotary club Surabaya dan 4 komunitas, menanam pohon mangrove  di kawasan Magrove Gunung Anyar, Surabaya.

      Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian program kepedulian sosial Bakti.

      Bumi yang kita tinggali merupakan titipan untuk diwariskan kepada anak cucu. Karena itu, penting bagi kita untuk bertanggung jawab dan bersama-sama merawat lingkungan. Oleh karena itu, hari ini rotary club Surabaya dan 4 komunitas, menanam 2.000 bibit pohon mangrove Gunung Anyar.Kata Presiden Rotary Club Surabaya.

    Diharapkan upaya ini akan memberikan dampak positif bagi kelangsungan fungsi ekosistem secara sosial ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut,” Didin.(TH)
Print Friendly and PDF

Thursday, July 25, 2019

Tangkal radikalisne bersama kodim 0830



         Surabaya, Bertempat di Aula KODIM 0830 Surabaya, telah dilaksanakan kegiatan Komunikaai Sosial (Komsos)
“CEGAH TANGKAL RADIKALISME” yang
diselenggarakan oleh satuan Kodim 0830, Jum'at (26/07/2019).


          Hadir dalam kegiatan tersebut, berjumlah 50 orang yang diantaranya; DANDIM 0830 beserta staff, tokoh masyarakat, budayawan, KIM kelurahan gundih serta lima babinsa di kecamatan Bubutan.

         Pada kesempatan itu, Dandim 0830
membawakan materi ” Cegah Tangkal
Radikalisme” tentang bagaimana upaya
kita sebagai bangsa dalam mencegah atau
menangkal radikalisme. Radikalisme
memiliki paham yakni, menginginkan
perubahan di bidang sosial politik, yang di
lakukan dengan cara drastis atau
kekerasan oleh kelompok tertentu.


         Kelompok radikal ini terdiri dari beberapa Kelompok yakni, Radikal kiri (Raki) yang nemiliki paham anti agama (komunisme), dengan menggunakan pola kekuatan buruh tani yang miskin dan memanipulir pertentangan ipoleksosbud.
 
        Kelompok ini biasanya mengangkat issue tentang upah buruh, jaminan keamanan, pembagian lahan, pajak upah dan tanah. Kelompok ini juga dapat berinfiltrasi ka organisasi masyarakat atau organisasi politik bahkan ke instansi pemerintah.


       Kelompok yang kedua adalah Radikal kanan (Raka) memiliki paham funda mentalisme, yang dimana pada agama tertentu menanamkan fanatisme agama agar pengikutnya memiliki militansi, juga sering sering mempertentangkan kenyataan yang ada dengan dalil agama.

       Faktor yang mempengaruhi gerakan raka di antaranya, faktor ekonomi yang lemah, kebijakan politik, psikologi dan pendidikan yang tidak sesuai menurut mereka. Radikal lainnya(Rala), kelompok ini memiliki paham anti NKRI, dimana mereka menghendaki disintegrasi bangsa.


        Konsepsinya bersumber pada rasa
sentimen, kedaerahan, heroisme sehingga
dapat melakukan suatu tindakan anarkis.
Kita sebagai suatu bangsa yang beragam
(Bhineka Tunggal Ika) tentunya harus
saling toleransi.

        Kita harus mewaspadai penyebaran radikalisme khususnya, penyebaran melalui media sosial. Karena di media sosial sangat mudah untuk di akses, cepat, serta multimedia.


       Dalam upaya atau strategi menghadapi
dan mencegah radikalisme, Dandim 0830 menambahkan, TNI sebagai komponen
utama dalam mencegah Radikalisme,
tentunya tidak dapat bekerja sendiri.
Sangat di perlukan peran serta semua
elemen bangsa. Bukan hanya TNI/POLRI
saja melainkan, seluruh komponen bangsa
termasuk para pelajar. Untuk untuk
menciptakan kondisi pertahanan yang
mantap di bidang ipoleksosbud, menjalin
komunikasi yang baik, menanamkan serta
meningkatkan rasa cinta tanah air antara
semua elemen bangsa.

        Dalam materi yang disampaikannya
Dandim berpesan, untuk tidak mudah
terprovokasi dengan adanya issue yang
tidak dapat di pertanggungjawabkan
(berita hoax) baik berita yang didapat dari
media sosial (facebook, twitter, telegram,
WA, IG dan lain-lain. Mari jadikan media,
baik media cetak, media elektronik
maupun media sosial sebagai sarana
komunikasi atau diskusi yang baik. Segera
melaporkan setiap adanya suatu kelompok
atau oknum yang terindikasi atau
melakukan suatu gerakan yang mungkin
mengarah pada hal-hal yang menyimpang,
“tutupnya.


        Disamping pemberian materi, peserta juga diajak mengelilingi Kodim 0830 untuk menyaksikan budidaya ikan lele dilanjut makan siang bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.00 Wib dengan aman, lancar dan tertib. (SQ/KIMgundih)
Print Friendly and PDF

Menjelang HUT Korem, KIM Gundih Berkesempatan Ikuti Kegiatan-kegiatan Dalam Rangka Menjelang HUT Korem



         Surabaya,- Berbagai kegiatan mulai menyelimuti Makorem 084/Bhaskara Jaya. Bukan tanpa sebab, kegiatan itu digelar dalam rangka menyambut datangnya HUT Korem yang ke-53, tahun ini.


           Pantuan Dari KIM Gundih Mengawali berbagai kegiatan penyambutan tersebut, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto, S. E, menggelar anjangsana ke rumah beberapa keluarga besar Korem. Kamis, 25 Juli 2019.



          “Kegiatan ini, pada dasarnya merupakan bukti syukur dan perhatian pimpinan terhadap Keluarga Besar anggota Korem,” ujarnya.


          Selain berkunjung ke rumah Sertu Slamet Wiyono, pejabat nomor satu di wilayah teritorial Korem itupun juga menggelar kunjungannya ke kediaman Mayor Arh Iwan Apwan.



        “Kunjungan ini juga sebagai bentuk empati pimpinan terhadap anggota,” tandasnya. Untuk diketahui, Korem 084/Bhaskara Jaya rencananya bakal memasuki usia barunya yang ke-53 pada tanggal 2 Agustus mendatang. Selain anjangsana, pihak Korem juga bakal menggelar berbagai kegiatan guna menyambut datangnya hari lahir tersebut.(TH)
Print Friendly and PDF

Kemeriahan perlombaan 17 agustus di RT 4 RW 07, kelurahan Gundih

   
          Gundih - Warga RT 04/RW 07 Kelurahan Gundih sangat antusias untuk merayakan Hari Kemerdekaan yang di isi dengan berbagai macam Perlombaan yang telah di selenggarakan karang taruna RT04/ RW07 Margodadi kelurahan gundih kec.Bubutan untuk menyambut HUT RI yang Ke-74.


      Beberapa warga masyarakat Margodadi   4 berkumpul untuk menyaksikan perlombaa-perlombaan 17 Agustus, seperti Memindahkan air dalam botol, sepak bola terong, memasukan belut dalam botol, kempit balon, koin kates, makan krupuk.

       Hampir setiap tahun warga masyarakat Margodadi 4 semarak untuk menyambut Hari Kemerdekaan ini, yakni salah satunya dengan berbagai macam perlombaan, ” ungkap Ketua Karang taruna RT04 Kamis (25/07/2019).

       KIM Gundih Berkesempatan Menyasikan Perlombaan perlombaan 17 Agustus yang Diselenggarakan oleh Karang Taruna RT 04/RW 07 Kelurahan Gundih kec.Bubutan.

        Memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sudah menjadi keharusan sebagai bagian dari Bangsa Indonesia. Perayaan ini dilakukan oleh semua pihak, baik di tingkat Organisasi, karang taruna maupun di pendidikan. Di sekolah-sekolah, perayaan HUT RI inilah menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Kemeriahan begitu terasa setiap kali memasuki masa Tujuh belasan.

        Ketua Karang Taruna RT04/RW 07, Ramadhan juga menyebutkan kegiatan Perlombaan Tujuh belasan tersebut juga untuk menumbuhkan semangat Perjuangan para Pahlawan dalam meraih kemerdekaan. Melalui lomba-lomba tersebut diharapkan Pemuda-Pemudi dan Masyarakat yang lainnya mengerti makna perjuangan setidaknya berjuang untuk meraih Prestasi di perlombaan-perlombaan yang ada.

        “Pemuda-Pemuda perlu dibentuk mentalnya untuk merasakan kesatuan dan kebhinekaan dalam Berbangsa dan Bernegara.

         Kecintaan pada Negara atau Nasionalisme perlu ditanamkan dalam diri setiap pemuda ini, apalagi di masa sekarang ini,” tambahnya.

         Momen kemerdekaan inilah yang selalu ditunggu-tunggu oleh adik-adik. Suasana perlombaan ini, selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam setiap perayaan HUT RI. Dari masa ke masa, lomba Tujuh belasan selalu menyemaraknya suasana Margodadi 4.


          Tidak hanya kemeriahan yang diharapkan, tetapi juga dapat mengajarkan makna perjuangan dan sikap menjaga kemerdekaan yang telah dirasakan selama 74 tahun tersebut. Semoga di hari Ulangtahun Kemerdekaan RI yang ke 74 ini, para Masyarakat dan Generasi Muda di Indonesia dapat lebih berprestasi di dunia internasional dan mengharumkan nama Bangsa sebagai bentuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.(TH)
Print Friendly and PDF