Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Friday, May 3, 2019

Megengan kubro bersama duo srikandi Jawa Timur


  Menyambut bulan Ramadhan 1440 H, Gubernur Jawa Timur (Khofifah Indar Parawansa) bersama Walikota Surabaya (Tri Rismaharini) mengadakan Megengan Kubro yang bertempat di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jum'at (3/5).



  Acara ini dimulai dengan pelantikan secara resmi jajaran kepengurusan baru Masjid Nasional Al Akbar untuk periode 2019-2024 oleh Gubernur Jawa Timur. Setelah itu dilakukan pembagian gunungan apem secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur bersama-sama dengan Walikota Surabaya kepada peserta yang sudah memadati area sekitar panggung tempat gunungan tersebut dibagikan.


  Pada kesempatan memberi sambutan,  Walikota Surabaya Tri Rismaharini menekankan betapa pentingnya pendidikan agama dan moral bagi anak-anak saat ini, Menghormati orang tua, guru dan alim ulama. serta rela berjuang demi kebenaran adalah nilai-nilai yang harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak penerus bangsa ini.



   Masjid Nasional Al Akbar diharapkan bisa memerankan peran tersebut terutama di bulan Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi. Beliau sempat bercerita tentang sejarah berdirinya Masjid Nasional Al Akbar pada masa Alm. Soenarto Soemoprawiro. Tri Rismaharini yang pada saat itu masih di Bapekko menyatakan betapa besarnya harapan yang ditujukan pada Masjid ini.


  Selepas itu acara dilanjutkan dengan pembagian bingkisan lebaran kepada kaum dhuafa dan anak yatim yang diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur bersama-sama dengan Walikota Surabaya.



  Acara megengan ini telah tercatat di dalam buku rekor dunia MURI dengan jumlah apem sebanyak 21 ribu yang diresmikan dengan serah terima piagam kepada Gubernur Jawa Timur dan Walikota Surabaya oleh perwakilan dari MURI.

  Pada kesempatan selanjutnya acara diisi dengan pidato singkat oleh Gubernur Jawa Timur yang menekankan kembali poin-poin yang sudah disampaikan oleh Walikota Surabaya.




  Menjelang waktu Ashar acara pun ditutup dengan doa dan pelepasan 99 balon kebaikan ramadhan serta penabuhan bedug sebagai penanda untuk menyambut kedatangan Bulan Suci Ramadhan dan sebagai Launching Sparkling Ramadhan.(fandi)

Kim gundih melaporkan.
Print Friendly and PDF

Wednesday, May 1, 2019

May day 2019 ,kantor gubernur Jatim



Rabu (1/5) Peringatan Hari Buruh Internasional di Jawa Timur dipusatkan di Gedung Negara Grahadi dan Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan Surabaya. Diantara lokasi tersebut massa ada di Kantor Gubernur yang paling besar dari buruh dalam maupun luar Kota Surabaya.

Menurut rencana dari panitia penyelenggara di depan Grahadi akan diadakan istighosah dari teman-teman Sarbumusi (sarikat Buruh Muslimin Indonesia) sedangkan acara menyambut May Day akan selenggarakan di Jalan Pahlawan dengan mengadakan hiburan elektone, namun pihak buruh lebih memilih untuk menyampaikan aspirasi disamping melakukan mediasi dengan Gubernur JATIM.



Dari perwakilan buruh dari jawa timur menyampaikan dua aspirasi dalam perayaan Hari ini yaitu mencabut PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan.
Sedangkan aspirasi yang disampaikan kepada Pemprov Jawa Timur, ada tiga poin penting :
Pertama, berkaitan dengan pekerja Buruh Internasional 2019 untuk disampaikan kepada pemerintah pusat :
Tentang revisi Peraturan Pemerintah yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Buruh yang terkena PHK ditanggung jaminan
kesehatannya selama mencari kerja lagi.

Kedua, serikat buruh meminta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerbitkan surat edaran terkait penegakan peraturan kepegawaian.
Surat edaran tersebut tidak hanya diberikan kepada kepala daerah, bupati, dan wali kota, melainkan juga para pengusaha.

Ketiga, berhubungan dengan BPJS Ketegakerjaan yang dirasa sulit pencairannya pasca terjadi PHK.

Dari mediasi dikantor gubernur,  Ibu Khofifah (gubernur jatim) menyetujui 9 tuntutan buruh. Selain memenuhi tuntutan buruh, khofifah juga memberikan hadiah istimewa berupa kuota masuk sekolah sebesar lima persen itu berlaku untuk semua SMA/SMK negeri di seluruh Jawa Timur untuk anak-anak para buruh.
Hadiah itu sampaikan Khofifah di depan ribuan buruh yang hadir dalam aksi peringatan Hari Buruh internasional 2019.

"Kami ingin memberikan hadiah pada keluarga buruh, pekerja yang tidak mampu dan juga yang difabel, bahwa
kita ada kuota lima persen khusus bagi anak-anak mereka
yang akan masuk ke SMA/SMK negeri di seluruh Jatim,"
kata Khofifah.


KIM Gundih mengabarkan.
















Print Friendly and PDF

Saturday, April 6, 2019

UU Perlindungan Anak

Untuk rekan- rekan yang sedang membutuhkan referensi tentang Perlindungan Anak bisa download file tersebut di link ini :

- Undang-undang no 23 Tahun 2002

- Perda no 6  tahun 2011

- Perda no. 2 tahun 2012

- Perpu no. 1 Tahun 2016

- Undang-undang no 17 Tahun 2016

Semoga bermanfaat


Print Friendly and PDF

Workshop KIM bersama BAPPEKO dan BPB LINMAS

Menuju Surabaya lebih baik, inilah yang mendasari pegiat KIM Kota Surabaya berkumpul pada hari ini Sabtu, 6 April 2019. Setelah beberapa waktu yang lalu di WA grup KIM cukup ramai dengan perbincangan mengenai keluhanan masyarakat mengenai sulitnya menghubungi Coment Center 112.




Suasana pertemuan

    Setidaknya ada 2 kali kejadian yang langsung dirasakan oleh pegiat KIM Surabaya tentang kesulitan ini, sampai ada salah satu kejadian yang harus memakan korban jiwa karena akses CC 112 yang sulit dihubungi.Ada beberapa usulan yang disampaikan Oleh KIM Gundih diantaranya penambahan Panik Button di tiap - tiap kelurahan.Serta adanya akses khusus bagi rekan KIM di tiap Kelurahan.

   Dalam penjelasannya tadi pagi Pak Yusuf dari BPB Linmas Kota Surabaya menjelaskan bahwasanya di CC room ada beberapa jalur masuk aduan baik itu degan menghubungi langsung di no 112 ataupun dengan memanfaatkan HT Linmas di tiap kelurahan serta memanfaatkan media sosial instagram,Facebook,serta twiter dengan alamat @112 yang terpantau terus di Ruang Coment Centre 112 yang dimiliki Kota Surabaya ini.
   




Sesi tanya jawab

     Selain menghadirkan Bapak Yusuf dari BPD Linmas, dalam pertemuan yang digelar di ruang sawunggaling gedung pemkot Surabaya tadi pagi juga menghadirkan Bapak Adi selaku perwakilan dari Bapeko.Dalam paparanya Bapak Adi menjelaskan tentang progres pembangunan yang akan dilakukan oleh pemkot Surabaya.Diantaranya pembangunan alun -alun kota Surabaya di jalan Pemuda, pembangunan underpass di mayjensungkon, rehabilitasi terminal Joyoboyo serta pengembangan daerah pesisir kota Surabaya. Tadi pagi beliau juga menyampaikan kesediaannya untuk mengakomodir keluhan serta usulan dari para penggiat KIM kota Surabaya di wilayahnya masing - masing.
     



Team KIM Kelurahan GUNDIH

     Semoga dengan pertemuan pagi ini rekan - rekan KIM se Kota Surabaya lebih memiliki akses ke pemangku kepentingan terkait usulan serta permasalahan yang timbul diwilayahnya masing - masing, sehingga Kinerja dari para pegiat KIM bisa semakin dipermuda.KIM untuk Surabaya Lebih Baik.


KIM Gundih mengabarkan
Print Friendly and PDF

Saturday, March 30, 2019

Pelantikan KPPS kelurahan Gundih


  Dengan semakin dekatnya hari pelaksanaan Pemilu Pilpres dan Pileg yg akan dilaksanakan tgl 17 april 2019, maka pada hari Minggu, 31 maret 2019, bertempat di kantor kelurahan Gundih sekitar jam 10.00 wib maka diadakan pelantikan KPPS Kelurahan Gundih.

  Acara tersebut dihadiri oleh LPMK kelurahan Gundih, PPK kecamatan Bubutan, PPS kelurahan Gundih dan 74 orang ketua KPPS.



Penandatanganan fakta integritas


  Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjut dgn  pembacaan sumpah dan janji anggota KPPS.
Setelah itu dilanjut dengan penandatangan berita acara pelantikan KPPS.


Sambutan ketua PPS Kelurahan Gundih

  Dengan adanya pelantikan KPPS ini maka secara resmi KPPS kelurahan Gundih siap bertugas.Pada pemilu kali ini di wilayah gundih ada sekitar 74 TPS dan 19.703 pemilih,dengan DPT sekitar 300 an pemili pada tiap TPS nya.Semoga proses pemungutan suara dapat berlangsung dengan lancar  di seluruh wilayah Gundih tanpa halangan yang berarti.Sukses Pemilu Sukses Kita Bersama.



Sambutan perwakilan Kelurahan Gundih (LPMK)




Sambutan PPK Kecamatan BUBUTAN




KIM Kelurahan Gundih,LPMK,PPS dan PPK 



  Selamat bertugas kepada semua Anggota KPPS semoga semua berjalan lancar.

  KIM Gundih melaporkan langsung dari lokasi
Print Friendly and PDF

Sunday, March 17, 2019

Suroboyo keren dino iki


  Festival Rujak Uleg dalam rangkaian peringatan ulang tahun kota Surabaya yang ke 726 tahun kembali digelar. Pagi ini minggu  (17/3/2019). dimulai sekitar pukul 7.30 WIB ribuan peserta dari warga kelurahan dan kecamatan se-Surabaya, BUMN, BUMD, perbankan, hotel, restoran, komunitas, perguruan tinggi, dan sekolah-sekolah di Surabaya.
Mereka berlomba menyajikan kreasi terbaik mereka
         
  Ibu Tri Rismaharini selaku walikota Surabaya membuka sendiri secara langsung acara Festival Rujak Uleg pagi tadi. Dalam sambutannya Bu Risma ( sapaan akrab walikota kelas dunia ) menyampaikan pentingnya menghargai berbagai perbedaan yang ada sehingga kerukunan warga kota Surabaya khususnya , dapat terus terjalin dengan baik. Kita semua ini bersaudara, kita tidak boleh saling bermusuhan, dendam, benci. Tidak ada agama apapun yang mengajarkan dendam," ujar Wali Kota Risma dalam sambutannya.



Team Kelurahan Gundih 
 
 
   Antusiasme warga kota Surabaya dalam acara ini sungguh sangat luar biasa, berbagai dandanan serta kostum unik mereka tampilkan dalam gelaran pagi tadi. Tak lupa yel - yel yang menjadikan ciri khas masing -masing sebagai penyemangat dalam menguleg bumbu juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Dalam acara kali ini juga menghadirkan Museum rekor Indonesia (MURI) untuk menyaksikan pemecahan rekor festival Rujak Uleg tahun ini. 2 rekor Muri terpecahkan sekaligus tahun ini, yakni Festival Rujak uleg dengan peserta terbanyak yang mencapai 1.784 peserta dan 294 grup serta adanya Cobek Raksasa dengan diameter mencapai 2,5 meter yang terbuat dari Batu Gunung.



Kelurahan Gundih masuk nomiasi 60 terbaik

        Tak ada yang menang tak ada yang kalah, semuanya merasa menjadi pemenang di kota Surabaya ini, semua warga kota tersenyum lebar menyaksikan kegilaan warga dalam menyajikan rujak uleg. Surabaya harus terus berkreasi demi menarik wisatawan mancanegara berkunjung ke Surabaya,demi Surabaya bisa dilihat di mata dunia.





(Reporter : Edwin  editor : KIM Gundih)
Print Friendly and PDF

Thursday, March 14, 2019

Kaji banding DINKES kabupaten Lumajang


Rombongan dijamu dengan naik kereta odong-odong
       Gundih, tak akan ada habisnya kita berbicara dan mengulas tentang wilayah yang satu ini. Tak hanya berprestasi di pengolahan lingkungannya, Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) juga patut mendapatkan acungan JEMPOL. Disamping dari segi pelayanan medis juga terdapat akupuntur yang ditujukan bagi pasien yg membutuhkan, dan selama ini Puskesmas Gundih juga unggul dalam pengembagan obat herbalnya, dengan menerapkan pembinaan sebulan sekali kepada kader yang ada di tiap wilayah yang dinamakan kader toga,
Rombongan diterima oleh Kepala Puskesmas Gundih

             Puskesmas degan luas lahan yang hanya  sekitar 210 m² ini mampu mengembangkan berbagai macam tanaman obat herbal disamping memanfaatkan lahan kosong yang ada diwilayah sekitarnya. Produk olahan dari tanaman obat herbal inipun sudah banyak diciptakan mulai dari obat herbal yang dapat diseduh sendiri di rumah maupun produk herbal siap minum, juga terdapat manisan, kue, pengharum ruangan dan banyak lagi product yang terbuat dari tanaman herbal.

Jamuan product unggulan
            Di tahun 2018 lalu Puskesmas yang di kepalai oleh dr. Rahmad Suudi ini mampu memperoleh juara pertama di ajang Asman (Asuhan Mandiri) tingkat nasional dalam kategori perkotaan. Hal ini pula membuat 25 Perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Lumajang melakukan kunjungan kaji Banding pelayanan KESTTAD di Puskesmas Gundih pada Jumat (15/3/2019) sekitar pukul 10.00 wib.
Rombongan di jamu dinaikkan kereta odong-odong karena lokasi Kantor Puskesmas Gundih terletak di tengah-tengah perkampungan, tetapi dengan jamuan ini membuat tamu senang. Kedatangan di sambut oleh Kepala Puskesmas Bp. dr. Rahmad Suudi dan selanjutnya rombongan melihat-lihat sekaligus ada yang berbelanja aneka product  daei tanaman herbal hasil dari para kader binaan Puskesmas.
 Setelah puas dengan melihat-melihat hasil product unggulan sekaligus tanya jawab dengan para kader, selanjutnya rombongan diperkenankan masuk di Aula untuk mendengarpaparan dan dalam paparannya kepada rombongan dr. Rahmad menjelaskan bahwa capaian ini tidaklah mudah, perlu kerja keras dari semua pihak terutama para kader sehingga program Asman ini bisa terus berjalan.



           Seperti yang sudah dilakukan oleh Puskesmas Gundih, keterbatasan lahan bukan alasan dalam mengembangkan tanaman obat herbal. Dengan memanfaatkan sedikit ruang kosong di samping bangunan lantai 2, berbagai jenis tanaman obat dapat dibudidayakan disini. Sepertinya kunjugan -kunjugan serupa tidak akan berhenti disini mengingat prestasi Puskesmas Gundih sebagai Juara pertama Asman kategori perkotaan tahun 2018. Semoga prestasi ini menjadikan cambuk awal bagi Puskesmas Gundih untuk terus berinovasi dan terus mengembangkan diri dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, karena mempertahankan lebih sulit dari pada meraihnya.
Suasana paparan yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Gundih

KIM Gundih mengabarkan





Print Friendly and PDF